Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STRIKER Aboubakar Kamara diskors hingga waktu yang tidak ditentukan oleh Fulham setelah ditangkap polisi karena menyebabkan orang lain terluka dalam sebuah perkelahian di fasilitas latihan klub Liga Primer Inggris itu.
"Polisi dipanggil ke fasilitas latihan di New Malden sekitar pukul 17.00 pada Senin (21/1) atas laporan adanya perkelahian," ungkap Kepolisian Metropolitan dalam keterangan resmi mereka.
"Polisi kemudian menangkap seorang pria berusia sekitar 20 tahun atas dugaan menyebabkan orang lain terluka dan melakukan perusakan," imbuh kepolisian itu.
Pemain Prancis berusia 23 tahun itu memang terlibat sejumlah insiden tidak menyenangkan selama beberapa pekan terakhir.
Baca juga: Pochettino Tegaskan Spurs tidak akan Ubah Kebijakan Transfer
Kamara membuat marah arsitek Claudio Ranieri karena mengambil eksekusi penalti dan gagal dalam laga melawan Huddersfield pada bulan lalu.
"Tidak bisa dipercaya. Dia tidak menghormati saya, klub ini, timnya, dan para penonton. Saya telah berbicara kepadanya dan mengatakan saya ingin membunuhnya," ujar Ranieri kala itu.
Pekan lalu, Kamara disebut terlibat perkelahian dengan rekan setimnya Aleksandar Mitrovic saat sesi yoga di tempat latihan klub.
Kamara sudah tidak masuk skuat Ranieri untuk laga melawan Burnley dan Tottenham Hotspurs.
Didatangkan dari klub Prancis Amiens pada 2017, Kamara mencetak tujuh gol untuk membantu Fulham meraih promosi pada musim lalu. Musim ini, dia mencetak lima gol dari 15 laga. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved