FIFA tidak Akui Putusan BOPI

Satria Sakti Utama
04/4/2015 00:00
FIFA tidak Akui Putusan BOPI
(ANTARA/Agus Bebeng)
LANGKAH Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) mendukung PT Liga Indonesia (PT LI) memutar kompetisi Indonesia Super League (ISL) dengan 18 klub menuai kritik. Anggota Tim Sembilan Kemenpora Gatot S Dewa Broto menilai FIFA seharusnya mencermati Statuta PSSI pasal 83.

Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa kewenangan FIFA hanya pada pertandingan-pertandingan internasional dan kompetisi antartim asosiasi dan antarliga dan atau tim-tim klub.

"Di Statuta PSSI pasal 83 disebutkan dalam hal kompetisi internasional diatur sepenuhnya FIFA, bukan ranah kompetisi nasional seperti ISL. Seharusnya FIFA kembali membaca statuta PSSI atau PSSI seharusnya memberikan laporan yang komprehensif kepada FIFA," ujar Gatot, kemarin.

FIFA memerintahkan PSSI untuk mengabaikan keputusan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang hanya me-ngeluarkan rekomendasi bagi 16 klub untuk bisa tampil di ISL tahun ini. Dalam rekomendasi yang dikeluarkan, BOPI menilai Arema Cronus dan Persebaya Surabaya tidak lolos verifikasi karena kedua klub itu tidak memenuhi aspek legalitas.

Juru bicara FIFA mengatakan dalam suratnya ke PSSI 19 Februari lalu,  Sekjen FIFA Jerome Valcke meminta PSSI untuk independen dan tidak dipengaruhi pihak lain. Jika melanggar, PSSI bisa terkena sanksi.

Menurut Gatot, sikap FIFA tersebut patut dipertanyakan karena BOPI sudah lama bersinergi dengan PSSI untuk rekomendasi kompetisi. "BOPI sudah ada sejak 2009 lalu. Bahwa BOPI saat ini bertindak lebih keras semata-mata hanya menyelenggarakan aturan FIFA dan AFC," tegasnya.

Di sisi lain, Sekjen BOPI Heru Nugroho mengatakan kewe-nangan yang dimiliki pihaknya sebatas memberikan rekomendasi. Adapun soal klub-klub yang tidak mengindahkan keputusan hasil verifikasi akan dikembalikan kepada Menpora.

"Pekerjaan kami hanya sampai memutuskan hasil verifikasi. Jika ada klub yang membangkang, kita serahkan ke Menpora untuk mengambil keputusan," kata Heru.

Terkait dengan keinginan Arema dan Persebaya untuk tetap menggelar laga, Gatot mengatakan Kemenpora sudah berkoordinasi dengan Polri untuk tidak memberikan izin keramaian kepada kedua tim tersebut. Berdasarkan kalender kompetisi yang dikeluarkan PSSI, Arema dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Malang, sedangkan Persebaya akan menjamu Mitra Kukar besok (5/4).

"Kami sudah berkoordinasi dengan Mabes Polri dan tidak akan dikasih izin. Kita juga sudah ada komitmen dengan kepolisian untuk mengikuti aturan BOPI. Pertandingan bisa saja dibubarkan jika tetap berlangsung," tegas Gatot.

Siap bertarung
Dalam laga perdana musim kompetisi saat ini, Semen Padang bersiap meraih hasil maksimal. Tim besutan pelatih Nilmaizar tersebut menghadapi tuan rumah Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, hari ini.

"Melawan Persib merupakan salah satu pertandingan terbaik yang akan dijalani Semen Padang. Ini merupakan sebuah tantangan mengingat lawan merupakan juara bertahan. Kita akan nikmati pertandingan ini dan bertekad meraih hasil positif," katanya. (Ant/R-2)

satria@mediaindonesia.com



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya