Queiroz Bungkam Kritik

(AFP/Jfa.jp/R-1)
09/1/2019 10:40
Queiroz Bungkam Kritik
(AFP/KHALED DESOUKI)

IRAN sukses melewati laga perdana di Piala Asia 2019 dengan penampilan impresif. Saat menghadapi Yaman dalam penyisihan Grup D di Mohamed bin Zayed Stadium, 'Tim Melli', julukan timnas Iran, menang lima gol tanpa balas.

Iran kini menduduki peringkat teratas Grup D dengan poin tiga. Di Grup D, Iran dan musuh abadi mereka, Irak, menjadi favorit untuk lolos ke babak selanjutnya.

Selain memperbesar peluang lolos, kemenangan 5-0 atas Yaman menjadi jawaban pelatih Iran, Carlos Queiroz, terhadap kritik pedas kepada dirinya. Sejak menangani timnas Iran pada 2011, pelatih asal Portugal itu kerap terlibat konflik dengan pejabat Federasi Sepak Bola Iran dan media di 'Negeri para Mullah' tersebut.

Kemenangan tersebut membuat Queiroz bisa meluapkan kekesalannya terhadap mantan pelatih timnas Iran, Branko Ivankovic, yang kini menangani klub paling terkenal di Iran, Persepolis. Ivakovic membuat berang Queiroz setelah melontarkan pujian kepada Irak yang kini ditangani Srecko Katanec.

"Saatnya kami mengurus diri sendiri. Ivankovic pernah menyebut sepak bola Iran tak ubahnya sebuah sirkus. Saat rakyat Iran mendoakan tim nasional, ia malah memuji Irak dan pelatih mereka," ungkap Queiroz.

Mantan pelatih Real Madrid tersebut memang pantas mensyukuri penampilan tim asuhannya. Sepanjang laga, Iran tidak memberi kesempatan kepada Yaman untuk mengembangkan permainan.

Mehdi Taremi membuka keunggulan Iran saat laga baru memasuki menit ke-12. Tidak berselang lama, Iran mampu menggandakan keunggulan menit ke-23. Hanya berselang 2 menit, Taremi kembali menggetarkan gawang Yaman dan membuat skor menjadi 3-0 untuk Iran.

Walau telah unggul tiga gol, di babak kedua, Iran sama sekali tidak menurunkan tekanan. Hasilnya dua gol kembali dapat dibuat Iran melalui Sardar Azmoun (53) dan Saman Ghoddos (78).

Di Grup F, Jepang yang menjadi salah satu favorit juara akan mengawali penampilan melawan Turkmenistan, malam ini. Di atas kertas, tim besutan Hajime Moriyasu yang kini menempati peringkat ke-50 FIFA tidak akan sulit mengatasi perlawanan Turkmenistan, peringkat ke-127.

Namun, kekalahan 0-1 Australia dari Yordania di Grup B menjadi pelajaran Jepang untuk tidak meremehkan Ruslan Mingazow dan kolega.

Gelandang 'Samurai Biru', julukan timnas Jepang, Gaku Shibasaki menyebut Turkmenistan memang tidak boleh diremehkan. Dengan diperkuat mayoritas pemain klub domestik FC Altyn Asyr dan FC Ahal, Turkmenistan merupakan tim yang solid.

"Mereka pasti sudah saling mengerti di lapangan karena bermain di klub yang sama. Mereka memiliki kemampuan untuk melakukan serangan balik yang berbahaya," ujar pemain yang kini membela klub Spanyol, Getafe, itu.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya