Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas Antimafia Bola terus mengembangkan kasus yang telah mencemari persepakbolaan nasional itu. Kemarin, mereka kembali menangkap seorang tersangka, yakni wasit bernama Nurul Safarid. Nurul ialah wasit yang memimpin pertandingan Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan.
"Nurul Safarid ialah sebagai wasit pada saat pertandingan Persibara melawan PS Pasuruan," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Argo Yuwono, dalam keterangannya, kemarin.
Nurul ditangkap tim Satgas Antimafia Bola di Garut, Jawa Barat, pada Senin (7/1). Argo mengatakan Nurul sebelumnya melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak untuk mengatur skor laga Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan.
Pihak yang hadir dalam pertemuan itu mantan anggota Komisi Wasit Priyanto, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih beserta anaknya, Anik Yuni Artika Sari, dua asisten wasit, cadangan wasit, serta pengamat pertandingan. Nama-nama itu sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan atas kasus yang sama.
"Pertemuan itu membahas pertandingan Persibara Banjarnegara melawan PS Pasuruan agar perangkat pertandingan menguntungkan Persibara," jelas Argo.
Pertemuan itu pun berhasil menguntungkan Persibara sehingga memenangi pertandingan dengan skor 2-0.
Penangkapan Nurul itu merupakan pengembangan dari keterangan Priyanto dan Dwi Irianto alias Mbah Putih.
Selain itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa foto bukti transfer Priyanto kepada Nurul dan tangkapan layar percakapan antara Priyanto dan Nurul yang berisi permintaan nomor rekening.
Nurul menjadi tersangka kelima yang ditangkap polisi atas laporan manajer Persibara Banjarnegara, Nurul Indaryani.
Sementara itu, PSSI memberikan sanksi tegas kepada pengelola PS Mojokerto Putra, Vigit Waluyo, dengan larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia seumur hidup. Hukuman diberikan kepada Vigit terkait dengan kasus pengaturan skor.
"VW (Vigit Waluyo), kami sanksi seumur hidup," tegas Ketua Komdis PSSI Asep Edwin di Kuningan, Jakarta, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved