Invicibles' Versi Liverpool Pupus

Satria Sakti Utama
04/1/2019 10:45
Invicibles' Versi Liverpool Pupus
(Oli SCARFF / AFP)

LIVERPOOL bertransformasi menjadi kekuatan besar dan sulit untuk dikalahkan pada musim ini. Mereka pun digadang-gadang bakal menyandang rekor tak terkalahkan selama semusim penuh di ajang Liga Primer Inggris yang pernah diraih Arsenal pada musim 2003/2004 silam.

Akan tetapi, target 'invicibles' versi Liverpool batal terwujud. Setelah torehan 20 laga tak terkalahkan, 'The Kop'--julukan Liverpool-- akhirnya menelan kekalahan. 

Nasib buruk tersebut didapat Liverpool seusai berkunjung ke Etihad Stadium-- markas Manchester City-- pada Jumat (4/1). Mereka kalah tipis 1-2.

Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Sergio Aguero jelang turun minum dan Leroy Sane pada menit ke-72. Gol Sane menjadi penentu kemenangan timnya karena Roberto Firmino sempat menyamakan skor. Firmino mengoyak gawang Ederson Moraes di menit ke-64 setelah menerima umpan Andrew Robertson.

Baca juga: Pep Guardiola Puji Penampilan Bernardo Silva

Meski kalah, Liverpool tetap memuncaki klasemen Liga Primer Inggris. Namun, mereka harus rela jarak poin dengan Manchester City yang berada di posisi kedua menjadi lebih pendek. Kedua tim kini terpisah dengan jurang empat poin. Hal inilah yang masih disyukuri oleh Jurgen Klopp, Manajer Liverpool.

"Jika setelah dua pertandingan melawan Manchester City dan anda melihat jarak empat poin. Saya seharusnya membayar sejumlah uang untuk itu, karena anda tidak dapat mempercayainya. Saya tidak pernah berpikir bahwa ada kemungkinan kami dapat unggul 10 poin setelah laga ini," kata Klopp.

Pelatih asal Jerman ini pun menyentil anak asuhnya agar segera bangkit dari kekalahan. Ini dilakukan agar target juara Liga Primer Inggris tetap di dalam jalurnya. Liverpool berambisi merebut kembali titel kompetisi domestik setelah 28 tahun lepas dari genggaman.

"Jika anda memenangi kejuaraan ini lima kali dalam 10 tahun, kami dapat berkata '100% akan memenanginya'. Tapi kami tak memiliki pengalaman itu, jadi mengapa kami bersikap seolah-olah telah melakukannya. Tapi kami bisa, kami masih berada di posisi yang baik. Ini hanya soal momentum," imbuh Klopp. (Goal/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya