Guardiola Mengaku Dihantui Liverpool dan Klopp

Basuki Eka Purnama
02/1/2019 14:15
Guardiola Mengaku Dihantui Liverpool dan Klopp
(Glyn KIRK/AFP)

"SAYA mulai membaca buku dan kemudian mulai berpikir soal Liverpool dan Juergen Klopp. Hasilnya, saya tidak bisa fokus," kata pelatih Manchester City Juergen Klopp pada bulan lalu mengakui performa apik Liverpool dalam upaya menjadi juara Liga Primer Inggris telah menghantuinya selama beberapa waktu terakhir.

Kini, di laga perdana the Citizen pada 2019, mereka sudah harus menjamu Liverpool dalam laga harus menang jika ingin berpeluang mempertahankan gelar Liga Primer Inggris mereka. Manchester City akan melawan Liverpool pada Jumat (4/1) dini hari WIB.

"Dengan posisi Liverpool saat ini, jika kami kehilangan poin maka semuanya berakhir. Akan mustahil mengejar mereka," ujar Guardiola selepas laga melawan Southampton, Minggu (30/12).

Obsesi Guardiola dengan Liverpool terutama dengan sang pelatih, Klopp, tidaklah mengejutkan. Sebagai pelatih yang rutin meraih kemenangan, tidak ada manajer yang lebih mampu merepotkan Guardiola selain Klopp.

Baca juga: Guardiola Cemas City Tak Mampu Saingi Liverpool

Manchester City hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh laga melawan Liverpool sejak Guardiola menyusul Klopp ke Inggris setelah sebelumnya mereka bersaing di Bundesliga dengan menukangi Bayern Muenchen dan Borussia Dortmund.

Tiga kekalahan di empat laga Liga Primer Inggris pada Desember membuat Manchester City kini tertinggal dari Liverpool yang memburu gelar pertama mereka di Liga Inggris dalam tempo 29 tahun.

Dalam film dokumenter All Or Nothing yang mengisahkan perjuangan Manchester City menjadi juara Liga Primer Inggris pada musim lalu, Guardiola mengatakan kepada staf pelatihnya menjelang laga leg pertama perempat final Liga Champions di Anfield, "Mereka membuat saya takut. Mereka adalah tim yang berbahaya."

Tidak mudah membuat pelatih yang telah memenangkan 24 gelar di tiga negara yang berbeda takut. Namun, ketakutan Guardiola itu terbukti setelah Liverpool menghajar Manchester City 3-0.

Enam hari kemudian, Liverpool menang lagi di Stadion Etihad, menahan gempuran Manchester City selama 45 menit sebelum mengambil kendali di babak kedua setelah Guardiola gagal mengedalikan emosinya dan diusir wasit.

Musim ini, Liverpool menjadi kandidat juara dengan memperkuat skuat mereka. Kedatangan penjaga gawang Brasil Alisson Becker dan musim penuh perdana pemain belakang termahal di dunia Virgil van Dijk membuat the Reds hanya kebobolan delapan kali di 20 laga Liga Primer Inggris.

Dan setelah awal yang lambat, trio lini depan Liverpool Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane yang meneror Manchester City pada musim lalu kini kembali tajam.

Ketiganya mencetak gol dalam satu laga untuk pertama kalinya pada musim ini saat Liverpool menghancurkan Arsenal 5-1 pada Sabtu (29/12). (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya