Tersangkut dalam Kasus Pengaturan Skor, Papat Beberkan Peran Johar

Satria Sakti Utama
29/12/2018 20:14
Tersangkut dalam Kasus Pengaturan Skor, Papat Beberkan Peran Johar
(youtube)

PAPAT Yunisal menjadi salah satu perbincangan di ruang publik belakangan ini setelah tersangkut kasus pengaturan skor, penipuan, dan suap yang melibatkan sejumlah pejabat teras PSSI. Papat disebut terlibat dalam upaya kasus hukum di atas oleh manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani.

Yang membuat ramai dipergunjingkan karena status Papat yang merupakan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang membidangi sepak bola wanita ini. Ia juga Ketua Asosisasi Sepak bola Wanita.

Lasmi dalam suatu acara televisi nasional menyebut timnya dijanjikan dapat promosi ke Liga 2 2019 jika turut ikut berpartisipasi dalam program PSSI Pusat. Putri Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono ini pun mengaku ditawari sebagai manajer Timnas Putri U-16 dan harus menghabiskan dana Rp300 juta untuk pemusatan latihan.

Papat yang dihubungi Sabtu (29/12) sore tak menampik keterlibatan Lasmi sebagai manajer Timnas Putri U-16. Ia pun merasa dibantu oleh Johar Lin Eng yang merekomendasikan Lasmi.

"Pak Johar namanya teman bantu saya. Dia bilang ada orang yang kompeten dan suka bola yang berpotensi jadi manajer. Dua hari kemudian pak Johar beri nomor telpon untuk dicek dan saya langsung meluncur menghubungi," kata Papat.

Kendati demikian, Papat menepis menerima uang dan menjanjikan Persibara Banjarnegara dapat promosi jika menjadi manajer Timnas wanita U-16. Wanita yang juga mantan pesepak bola nasional ini pun menolak anggapan ikut menikmati uang ratusan yang diucapkan Lasmi.

"Saya tau bersih saja (sudah ada kesepakatan sebelumnya antara Johar dan Lasmi), tidak ada saya menjanjikan apapun atau tidak tau pembicaraan apapun karena saya saat itu datang kesana (Banjarnegara) dari jam 10 malam dan jam 11 pagi saya sudah pulang. Dan dia keluar 300 juta, semua ada kwitansinya dan tidak pernah saya melihat uang itu," ungkap Papat.

Terkait kasus pengaturan skor dan suap, Papat mengaku telah menjalani pemeriksaan Bareskrim Polda Metro Jaya pada Senin (24/12). Ia mengaku lega telah diperiksa dan menyatakan dirinya tak terlibat. Buktinya hingga hari ini ia tak dicokok pihak kepolisian seperti empat tersangka yang lain.

"Saya itu kan urusannya dengan sepak bola wanita, jadi semua apa yang diklarifikasi itu saya tidak tau semuanya (tidak ada keterlibatan), tidak ada sama sekali," tutupnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya