Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TEKA-TEKI pengganti Jose Mourinho sebagai caretaker Manchester United mulai terkuak. Legenda Setan Merah Ole Gunnar Solskjaer digadang-gadang menjadi kandidat terkuat pelatih sementara klub Liga Primer Inggris itu selanjutnya sampai akhir musim ini.
Pengumuman Solskjaer sebagai pelatih telah diunggah di laman daring resmi Manchester United pada Rabu (19/12) dini hari WIB. Namun, unggahan tersebut langsung dihapus.
"Solskjaer akan menjadi pelatih sementara klub, 20 tahun setelah dia menjadi pahlawan meraih treble (pada 1999) di Camp Nou," tulis unggahan tersebut.
Solskjaer tampaknya memang memiliki karakter yang sesuai dengan filosofi klub United. Pelatih klub Norwegia Molde tersebut sebelumnya pernah memperkuat United sejak 1996 hingga 2007 lalu.
Selama 11 tahun berkarir di Old Trafford, Solksjaer telah mencetak 126 gol dalam 366 penampilannya di semua kompetisi, termasuk saat ia mencetak gol kemenangan di laga final Liga Champions melawan Bayern Muenchen pada 1999 silam. Bersama Setan Merah, Solskjaer juga telah memenangkan enam gelar Liga Primer Inggris dan dua gelar Piala FA.
Baca juga: Marcelo Sayangkan Pemecatan Mourinho
Dalam karier kepelatihannya, pria berusia 45 tahun tersebut pernah menjadi pelatih cadangan MU sejak 2008-2011, sebelum membawahi Molde pada 2011-2014.
Ia juga sempat memimpin Cardiff City pada 2014, namun harus terdepak setelah melatih selama sembilan bulan karena gagal menyelamatkan tim dari zona degradasi.
Solskjaer pun lantas melatih tim junior Clausenengen U-19 pada 2014-2015 sebelum akhirnya kembali ke Molde dan melatih hingga saat ini. Meski baru menjadi kandidat, ucapan selamat sudah mulai berdatangan.
Perdana MenteriNorwegia, Erna Solberg menjadi salah satunya yang mengucapkan selamat melalui akun Twitter resminya.
"Hari yang luar biasa untuk pesepakbolaan Norwegia, semoga beruntung mengendalikan Setan Merah, @oleg26_ole," kicaunya.
Sebelumnya, klub Setan Merah dalam situs resmi mereka menyatakan, telah memecat Mourinho dari tim. Mereka pun membutuhkan pelatih pengganti secepatnya sebelum menghadapi duel lanjutan Liga Primer Ingris melawan Cardiff City pada 23 Desember mendatang.
Sementara itu, Mourinho didepak dari Manchester United setelah dua tahun lebih memimpin tim. The Special One dianggap gagal membuat tim yang mampu bersaing dengan klub-klub papan atas Liga Primer Inggris.
United kini terseok-seok di posisi enam klasemen sementara dengan mengantungi 26 poin dalam 17 pertandingan, selisih 19 angka dari Liverpool di puncak klasemen sementara. Kekalahan 1-3 dari Liverpool akhir pekan lalu menjadi akhir dari karier Mourinho yang dipecat dua hari setelah pertandingan.
Di antara banyaknya kritik dan cibiran terhadap Mourinho, banyak pula yang memberikan dukungan. Satu di antaranya datang dari Pelatih Manchester City, Pep Guardiola.
Pada konferensi pers usai pertandingan Piala Liga Inggris melawan Leicester City yang mereka menangkan, Rabu (19/12) dini hari WIB tadi, Guardiola melontarkan dukungannya terhadap pelatih asal Portugal tersebut.
"Saya berada di pihaknya. Sebagai pelatih kami sendirian. Mereka (klub) menghubungi kami untuk mencoba memenangkan pertandingan dan ketika Anda tidak menang, saya tahu apa yang akan terjadi," ujar Guardiola.
"Saya selalu katakan saya berada dalam posisi sebagai pelatih dan saya tahu benar apa yang mereka bisa rasakan dan selalu saya di sana karena kami merasa sendirian. Semua beban ada di pundah kami, tetapi dia (Mourinho) punya banyak pengalaman, dia adalah pelatih papan atas dan dia akan segera kembali dan kami akan bermain lagi," pungkasnya. (GOAL/ESPN/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved