Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH meraih hattrick di pentas Liga Champions, Real Madrid mengincar target selanjutnya, yakni gelar serupa di Piala Dunia Antarklub FIFA. Los Blancos tercatat telah merengkuh tiga gelar dengan dua di antaranya mereka dapatkan dalam dua edisi terakhir.
Pelatih Real Madrid, Santiago Solari, bertekad untuk mempertahankan gelar demi menyamai pencapaian Barcelona.
Namun, sebelumnya, mereka harus melewati tantangan pertama lebih dulu, yaitu melawan wakil Jepang Kashima Antlers, pada semifinal di Zayed Sports City Stadium, Abu Dhabi, malam nanti.
"Bagi klub, berada di Piala Dunia Antarklub ialah hal yang luar biasa karena ini artinya Real Madrid ialah juara Liga Champions lagi dan trofi itu sangat kami inginkan. Kami berharap bisa mempertahankan gelar lagi tahun ini, dengan komposisi pemain hebat yang telah memenanginya tahun lalu," ujar Solari.
"Sekarang kami akan berkonsentrasi dan memulai persiapan untuk pertandingan pertama menghadapi Kashima Antlers," lanjutnya.
Laga kontra Kashima, kampiun Liga Champions Asia 2018, akan menjadi final ulangan Piala Dunia Antarklub FIFA 2016. Kala itu, Los Blancos menjadi juara setelah mengalahkan Kashima 4-2.
Jelang laga kali ini, Real Madrid mengantongi modal positif berupa empat kemenangan dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Namun, Los Blancos tetap patut waspada mengingat lawannya kali ini terbilang cukup tangguh.
Meskipun dua tahun silam Real Madrid menanggalkan mereka, perlu diingat saat itu Kashima unggul lebih dulu dengan skor 2-1 sebelum akhirnya menyerah.
Keyakinan Kashima
Kashima lolos ke babak semifinal setelah mengalahkan Chivas Guadalajara, Meksiko, 3-2. Jika dibandingkan dengan Los Blancos, penampilan Kashima juga tak kalah positif di lima laga terakhir.
Skuat asuhan Oiwa Go tersebut berhasil memetik tiga kemenangan dan satu imbang.
Para punggawa Kashima juga tampaknya tak gentar dalam menghadapi juara tiga kali Liga Champions tersebut.
"Madrid adalah Madrid. Namun, kami yakin bisa melakukan sesuatu yang penting. Menghadapi Madrid, kami harus solid dan tampil agresif serta menunjukkan semangat bertarung seperti ketika menghadapi Chivas de Guadalajara," ungkap Oiwa Go.
"Ini merupakan kesempatan besar. Kami tahu bisa meraih kemenangan atas mereka dan akan menunjukkan semangat bertarung saat menghadapi Madrid," imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan gelandang Kashima, Shoma Doi, yang mengaku antusias dalam menghadapi duel kali ini. Ia bertekad merepotkan Los Blancos dan menyelesaikan tugas mereka yang gagal dua tahun silam.
"Kami senang bisa melawan Real Madrid lagi. Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik dan merepotkan mereka. Real Madrid ialah raksasa sepak bola, mereka ialah klub luar biasa, sedangkan kami memang kuda hitam di pertandingan nanti, tetapi kami akan coba membuat kejutan," ujar Doi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved