Madura United Rombak Total Skuat

Mohammad Ghazi
19/12/2018 05:00
Madura United Rombak Total Skuat
(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

RAPOR di kompetisi Liga 1 2018 yang kurang memuaskan, membuat Madura United FC akan melakukan perombakan besar-besaran menghadapi musim kompetisi tahun depan. Sebanyak 60% dari 28 pemain musim lalu akan didepak klub berjuluk 'Laskar Sape Kerrab' tersebut.

Hanya 11 hingga 12 pemain musim kompetisi tahun ini yang dipertahankan. Pemain yang dipertahankan, di antaranya Greg Nwakolo dan Zah Rahan Krangan. Begitu pula dengan pemain belakang Alfath Fathier yang baru saja menandatangani kontrak selama dua tahun, yaitu satu tahun kontrak dan satu tahun kontrak opsional.

"Kalau berdasarkan rapor yang kami pegang mungkin tidak lebih dari 40% pemain yang bertahan. Beberapa pemain sudah tanda tangan kontrak baru salah satunya Alfath Fathier dengan kontrak selama satu tahun dan satu tahun opsional. Kesetiaan Alfath Fathier terhadap klub ini patut diapresiasi," ujar Manajer tim Madura United, Haruna Soemitro, kemarin.

Tentang Greg, Haruna menjelaskan pemain itu akan bertahan hingga 2020, sedangkan Zah Rahan dikontrak satu tahun. Tahun ini, Greg memang tampil kurang memuaskan dengan hanya menyumbang lima gol.

Penegasan bertahannya Greg sekaligus menepis isu yang menyebut pemain naturalisasi itu akan hengkang. Rumor hengkangnya pemain naturalisasi tersebut mencuat setelah Greg menyampaikan ucapan terima kasih kepada Madura United melalui akun media sosial pribadinya.

"Tafsir atas posting-an Greg yang melebar ke mana-mana. Dia hanya menyampaikan selamat tinggal kompetisi 2018," kata Haruna.

Haruna melanjutkan, selain tiga pemain tersebut, delapan hingga sembilan pemain lainnya masih tanda tanya. Hingga kini, Madura United baru merekrut satu pemain baru, yaitu Dane Milovanovic, dengan masa kontrak dua tahun.

Ingin bertahan

Status bek tangguh asal Brasil Fabiano Beltrame masih belum diputuskan. Menurut Haruna, pemain berpaspor Brasil itu akan diperpanjang jika berstatus sebagai pemain naturalisasi.

"Ada program lain, Fabiano ini yang mungkin di luar rencana normal, dia akan diproyeksikan sebagai pemain lokal. Kami sudah mulai urus awal bulan kemarin untuk dinaturalisasi. Jika sudah, akan menjadi bagian dari Madura United," lanjutnya.

Beltrame menegaskan tetap ingin bertahan di Madura United. Namun, ia menyerahkan soal itu kepada manajemen yang saat ini tengah mengevaluasi para pemain.

"Ya. Masih tetap ingin di Madura United, tapi tergantung manajemen akan mempertahankan saya atau tidak," katanya.

Beltrame memperkuat Madura United sejak 2016 dan selalu menjadi andalan di lini peertahanan. Pada Liga 1 2018, Beltrame menjadi top scorer 'Laskar Sape Kerrab' dengan torehan 9 gol sekaligus menahbiskan dirinya sebagai bek tersubur di Liga 1 2018.

"Saya senang bisa memberikan yang terbaik untuk tim pada kompetisi Liga 1 2018. Saya ingin bertahan musim depan," katanya.

Pada Liga 1 2018, Madura United belum mampu tampil seperti yang diharapkan dan harus puas finis di posisi kedelapan dengan perolehan 48 poin dalam 34 pertandingan.

Pencapaian itu menurun jika dibandingkan dengan musim sebelumnya saat mampu menempati peringkat kelima klasemen akhir. (Rul/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya