Piala Presiden Jadi Pelampiasan Maung Bandung

(Ant/Goal.com/R-1)
16/12/2018 09:30
Piala Presiden Jadi Pelampiasan Maung Bandung
(ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

PERSIB Bandung akan fokus menghadapi lanjutan Piala Indonesia setelah gagal merebut trofi juara Liga 1 2018. Gelar di Piala Indonesia menjadi sasaran 'Maung Bandung' sebelum kembali tampil di kompetisi Liga 1 mendatang.

Hal itu ditegaskan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono, kemarin. "Sekarang fokus tim senior itu jangka pendeknya untuk Piala Indonesia," jelasnya.

Namun, saat menghadapi lanjutan Piala Presiden, Persib yang lolos ke babak 32 besar menghadapi masalah soal sosok pelatih. Seusai Liga 1 2018 berakhir, Persib memutuskan tidak memperpanjang kontrak pelatih. Hingga kini, manajemen Persib belum memutuskan siapa yang akan menduduki kursi yang ditinggalkan Gomez.

Tentang hal itu, Kuswara mengatakan manajemen memilih berhati-hati sehingga pembahasannya cukup alot dan memakan waktu karena banyak sosok yang dipertimbangkan. "Intinya kita ingin yang terbaik untuk meraih juara ke depan siapa pun pelatihnya," katanya.

Sebelum menetapkan pelatih baru, Persib akan ditangani asisten pelatih Yaya Sunarya dan didampingi pelatih kiper Anwar Sanusi. Yaya sudah memenuhi kriteria dan lisensi sesuai dengan regulasi untuk menjadi pelatih kepala.

"Sementara untuk Piala Indonesia fokus dulu dengan dua pelatih yang ada, ada Pak Yaya dan Pak Anwar. Mereka bisa (menangani tim) karena mereka juga tahu karakternya (tim)," kata Kuswara.

Sementara itu, Direktur PT PBB Teddy Tjahjono optimistis Yaya bisa mengarsiteki tim. Jika pelatih baru sudah didapat, tim akan dipimpin pelatih baru. Akan tetapi, jika belum ada pelatih baru, Yaya akan menjadi tumpuan harapan manajemen.

"Kita belum tahu Piala Indonesia dimulai lagi kapan. Itu yang susah, kita tidak tahu kapan main," ujarnya.

Terkait dengan jadwal pertandingan Piala Presiden yang belum pasti, membuat pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy, heran. Padahal, pelatih asal Skotlandia itu menilai cukup bagus.

"Kalau dibilang penting juga susah karena kami tidak tahu kapan jadwal laga selanjutnya. Sebenarnya ada kompetisi domestik semacam ini bagus sekali," beber mantan pelatih timnas Filipina itu.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya