Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REAL Madrid merasakan kekalahan terburuk di kandang sendiri pada ajang Liga Champions setelah menjamu CSKA Moskow, Kamis (13/12) dini hari WIB.
Wakil Rusia itu membombardir gawang kiper Madrid Thibaut Courtois sepanjang laga dan menyarangkan tiga gol. Sedangkan, Madrid gagal membalasnya sekali pun.
Akan tetapi, dampak negatif terbesar akibat kekalahan ini ialah Isco. Masa depan Isco bersama 'Los Blancos'--julukan Madrid--semakin keruh setelah ia menerima kritikan pedas dari pendukunganya sendiri saat di lapangan. Isco pun sempat terpancing dan membalas cibiran tersebut.
"Apa yang kalian inginkan?" ucap Isco ke arah tribun sebelum pergi berlalu.
Penampilan gelandang 26 tahun memang terbilang buruk dan tanpa ada determinasi sedikit pun. Ia juga seperti kehilangan insting mencetak gol. Pelatih Real Madrid Santiago Solari pun menolak berkomentar lebih banyak terkait cibiran fan kepada Isco.
"Pendukung bebas mengekspresikan apapun. Saya tidak merujuk kepadanya (Isco), saya katakan secara umum karena mereka tidak suka hasil ini," kata Solari.
Baca juga: Kalah Telak dari CSKA, Solari Akui Turunkan Tim Lapis Kedua
Gawang Madrid jebol tiga kali dalam laga ini. Penyerang CSKA Fedor Chalov mengawali mimpi buruk tim tuan rumah dengan mencetak gol pembuka di menit ke-37. Keunggulan ini lantas digandakan lima menit berselang. Kali ini giliran Georgi Shchennikov.
Di babak kedua, Solari mencoba mengusakan kebangkitan timnya. Gareth Bale dan Toni Kroos dimainkan. Namun, usaha tersebut tak menemui hasil. Madrid akhirnya kebobolan untuk ketiva kalinya berkat gol Annor Sigurdsson di menit ke-73.
"Saya pikir kami memulai dengan baik kami bermain baik selama 35 menit, tapi kami gagal mencetak gol. Kami juga gagal di area kami. Eropa memiliki level berbeda untuk menghukum kami," imbuhnya.
Meski kalah, Madrid tetap keluar sebagai juara Grup G dengan 12 poin. Sedangkan, CSKA Moskow gagal meraih peringkat ketiga babak penyisihan untuk meraih tiket ke Liga Europa. Ini karena di laga lain Grup G, Viktoria Plzen sanggup mengalahkan AS Roma. (marca/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved