Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pemain Persija Jakarta sepertinya memang belum bisa berpesta seusai menjuarai kompetisi Liga 1. Pasalnya mereka sudah harus berjibaku di ajang Piala Indonesia.
Untungnya, pengorbanan para punggawa tim berjuluk ‘Macan Kemayoran’ itu tidak sia-sia. Persija berhasil melaju ke babak 32 besar setelah menaklukkan klub Liga 3, Bogor FC, 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (12/12).
Gol tunggal tim ‘Macan Kemayoran’ dicetak Osas Saha pada menit ke-19 seusai menerima umpan matang Fitra Ridwan.
Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra mengaku senang timnya mampu terus melaju ke babak selanjutnya. Teco sapaan Cugurra mengaku persiapan timnya tak ideal karena baru saja menjuarai Liga 1 2018 dan sejumlah perayaan kecil dilewati anak asuhnya sebelum terbang ke Bali.
“Kita tidak punya waktu latihan, tapi pemain punya konsentrasi bagus dan masih mau kerja keras. Kenapa? Karena kompetisi ini bagus. Kita menang dan sudah sesuai dengan target manajemen untuk lolos,” kata Teco seusai pertandingan.
Pelatih asal Brasil itu memang hanya menurunkan skuat lapis kedua dalam pertandingan tersebut. Teco merombak seluruh pemainnya yang sebelumnya berlaga di pekan terakhir Liga 1 2018 melawan Mitra Kukar pada Minggu (9/12).
Walhasil, determinasi Persija menurun drastis. Hal ini membuat Bogor FC yang kini bermain di kasta ketiga Liga Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit. Meski begitu, Persija lebih unggul soal pengalaman.
Sejauh ini belum ada kejutan berarti di ajang yang diinisiasi langsung oleh PSSI tersebut. Klub-klub mapan penghuni Liga 1 seperti Arema, Persib, atau Madura United mampu melalui hadangan lawan masing-masing.
Sementara itu, pelatih Bogor FC Jan Saragih mengaku cukup puas dengan penampilan anak asuhnya yang dinilainya mampu keluar dari tekanan. Jan mengaku tidak menurunkan semua pemain intinya dalam laga itu.
“Jadwal sangat mepet, kami harus ke Ciamis untuk laga Liga 3, pekan ini, jadi harus lakukan rotasi. Tapi kami tetap respek melawan Persija. Kami harus akui kekalahan dan masih ada kekurangan.”
Ganti pelatih
Nasib Mario Gomez bersama Persib Bandung untuk musim depan akhirnya terjawab. ‘Maung Bandung’ memutuskan tak lagi menggunakan jasa pelatih berpaspor Argetina itu meski kontraknya baru habis pada akhir musim 2019.
Manajemen Persib memilih mengakhiri kerja sama dengan Gomez karena arsitek berusia 61 tahun itu dinilai punya sikap yang kurang baik.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono menjelaskan Gomez merupakan juru taktik yang mumpuni. Namun, ada sikapnya yang kurang baik sehingga tidak bagus untuk keseimbangan tim.
“Jadi, kehadiran Gomez membuat tidak nyaman pemain. Tak hanya pemain, tetapi juga pada ofisial lainnya. Imbasnya kondisi tim tidak baik di akhir-akhir ini,” ujar Teddy.
Untuk musim depan, Persib amat mungkin akan kembali memakai jasa pelatih asing. “(Pelatih) lokal terbatas banget. Kita lagi cari. Secepatkan akan kita putuskan. Yang daftar sudah banyak,” ujar Teddy. (R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved