Salah dan Becker Penentu Langkah si Merah

Satria Sakti Utama
13/12/2018 01:30
Salah dan Becker Penentu Langkah si Merah
(Paul ELLIS / AFP)

SATU gol Mohamed Salah di menit ke-34 dan satu penyelamatan gemilang kiper Alisson Becker di menit akhir pertandingan membawa Liverpool mengakhiri laga kontra Napoli di Stadion Anfield, kemarin, dengan kemenangan 1-0. Walau hanya menang tipis, hasil tersebut sudah cukup mengantar ‘si Merah’ ke babak 16 besar.

Tiga poin di kandang kali ini membuat Liverpool mengakhiri babak penyisihan Grup C di posisi kedua dengan sembilan poin. Napoli sejatinya memiliki angka yang sama, tapi Liverpool unggul produktivitas gol dari wakil Italia tersebut.

Seusai pertandingan, pelatih Liverpool Juergen Klopp mengucap syukur karena keberuntungan Alisson menahan bola tendangan jarak dekat bomber Napoli Arkadiusz Milik. Klopp pun mengaku tak menyangka eks kiper AS Roma itu dapat melakukan penyelamatan krusial tersebut.
"Terima kasih Tuhan karena kami memiliki dia (Alisson). Jika saya tahu betapa hebatnya dia, saya akan membayar dobel. Saya pikir tak seorang pun menyangka dia dapat melakukan penyelamatan dalam situasi tersebut," tutur Klopp.

Predikat runner-up membuat Liverpool berpeluang menemui lawan berat di babak 16 besar. Salah satunya ialah 'reuni' dengan Real Madrid yang menaklukkan mereka di final Liga Champions musim lalu. Namun, Klopp mengaku tak mengindahkannya.

"Saya tak peduli. Kami berada di peringkat kedua. Kami akan memiliki lawan yang kuat, itu saja. Yang saya tahu pendukung kami ingin membalas dengan melawan PSG," imbuh Klopp.

Sementara itu, pelatih Napoli Carlo Ancelotti menerima kegagalan ini meski mengaku sangat kecewa. Ia akan mengalihkan fokus ke turnamen kasta kedua, Liga Eropa, yang akan diikuti Napoli karena hanya mampu menempati peringkat ketiga.

"Kami harus menerima itu. Kami telah melakukan segalanya. Kami sangat dekat untuk lolos ke babak selanjutnya, jadi tidak ada banyak penyesalan. Kami akan mengambil penampilan dan motivasi ini untuk Liga Eropa," kata Ancelotti.

Sementara itu, Paris-Saint Germain (PSG) keluar sebagai pemuncak Grup C setelah mengunci kemenangan 4-1 atas Red Star Belgrade di laga terakhir penyisihan grup di Stadion Rajko Mitic. Penyerang Edinson Cavani membuka pesta gol PSG di menit kesembilan. Setengah jam kemudian, Neymar menggandakan keunggulan bagi timnya.

Di paruh kedua, Red Star sempat mencoba bangkit. Bek kanan Marko Gobeljic memperkecil ketertinggalan di menit ke-56. Namun, upaya kebangkitan tim tuan rumah terhenti di menit ke-74 saat PSG mencetak gol ketiganya melalui Marquinhos. Pesta gol PSG ditutup Kylian Mbappe dengan gol di masa injury time babak kedua.

Seusai laga, pelatih PSG, Thomas Tuchel, mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya dalam laga ini. Ia menilai Les Parisiens, julukan PSG, berhasil menguasi dan mengontrol permainan.

"Ini tim yang sama saat mengalahkan Liverpool sebelumnya. Ini bukan soal sistem, melainkan tentang tingkah laku di lapangan. Sangat sulit menang di sini dan pemain bermain dengan luar biasa," kata mantan pelatih Borussia Dortmund itu.

Keberhasilan PSG lolos ke babak 16 besar merupakan catatan ketujuh kalinya secara beruntun. Namun, tugas Tuchel tak akan mudah karena PSG selalu dituntut dapat berbicara banyak di pentas Eropa. Terlebih manajemen telah berinvestasi triliunan rupiah. (Goal/R-1)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya