Liverpool Darurat Dukungan di Anfield

Satria Sakti Utama
11/12/2018 01:45
Liverpool Darurat Dukungan di Anfield
()

LIVERPOOL boleh mendapat angin segar di kompetisi Liga Primer Inggris setelah sukses memuncaki klasemen sementara dengan menggeser Manchester City. Namun, kondisi jauh berbeda dirasakan the Reds julukan Liverpool di ajang Liga Champions Eropa.

Mohamed Salah dkk dalam kondisi di ujung tanduk jelang laga terakhir babak penyisihan Grup C kontra Napoli di Stadion Anfield, dini hari nanti. Betapa tidak? The Kop tidak butuh sekadar kemenangan, tapi juga keunggulan head to head atas Napoli.

Pasalnya, pada pertemuan pertama di San Paolo, Il Partenopei julukan Napoli sukses menang 1-0. Oleh karena itu, Liverpool wajib membalasnya dengan keunggulan dua gol atau lebih jika ingin merebut satu tiket ke babak 16 besar. Saat ini Liverpool tertinggil tiga poin dari Napoli yang untuk sementara memuncaki klasemen dengan sembilan angka.

Akan tetapi, allenatore Napoli Carlo Ancelotti sudah buru-buru mengirimkan sinyal perang kepada Liverpool. Ancelotti menyebut skuatnya akan tampil habis-habisan di Anfield. Bahkan eks pelatih AC Milan itu siap menampilkan permainan menyerang. Ancelotti akan mengambil risiko meski mereka sejatinya hanya membutuhkan hasil seri untuk merebut tiket 16 besar.

"Kami akan mencoba menjadi bos dalam laga nanti. Saya yakin para pemain siap melakukannya dan bersemangat untuk memberikan segalanya. Kami akan pergi dengan cara berpikir menyerang," kata Ancelotti.

Pelatih kawakan Italia itu punya sejumlah memori indah ketika sanggup menaklukan Liverpool. Salah satunya ialah di final Liga Champions Eropa 2007 kala menukangi AC Milan. Ketika itu tim asuhannya menang 2-1 atas Liverpool.

Selain itu, Ancelotti pernah membuat Anfield menjadi lokasi pesta juara Liga Primer Inggris untuk Chelsea pada musim 2009/2010 silam. The Blues julukan Chelsea saat itu meraih kemenangan 2-0 di laga pekan ke-37 saat menghadapi Liverpool dan memastikan gelar juara.
"Saya punya banyak memori di Anfield. Yang terakhir merupakan yang terbaik karena saya memenangi gelar di sana bersama Chelsea. Ini akan menjadi laga yang sulit sekaligus menarik," imbuhnya.

Keseriusan Ancelotti untuk menyingkirkan Liverpool dari Liga Champions Eropa telah terlihat dari persiapan tim mulai pekan lalu. Ancelotti bahkan mengistirahatkan tujuh pemain utamanya saat menghadapi Frosinone di laga terakhir Inter.

Dukungan penonton
Di lain pihak, Manajer Liverpool Jurgen Kloop ingin membalas kekalahan timnya atas Napoli beberapa waktu lalu. Namun, Klopp dan timnya tak ingin berjuang sendiri. Ia berharap dukungan langsung Liverpudlian agar memadati Anfield guna menambah atmosfer determinasi bagi tim lawan.

"Sekali lagi kami akan meminta Anfield dan penggemar untuk membantu kami. Ini pertandingan besar. Akan sangat baik jika kerumunan orang berada di sini. Kami tahu betapa besarnya atmosfer jika itu terjadi dan semoga kami melihatnya," kata Klopp.

Klopp akan menurunkan kekuatan penuh termasuk Sadio Mane yang sengaja diberikan waktu rehat pekan lalu. Mane akan mengisi trisula lini depan Liverpool dengan Roberto Firmino dan Mohamed Salah yang sedang on fire. Pelatih asal Jerman itu juga akan memberikan satu posisi untuk Jordan Henderson di lini tengah. Adapun Virgil van Dijk tetap menjadi tumpuan di posisi pertahanan. (UEFA/AFP/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya