Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Manchester City akan menyelesaikan putaran pertama melawan anggota the Big Six musim ini kala mengunjungi markas Chelsea di Stamford Bridge, dini hari nanti. Di laga kontra empat anggota Big Six sebelumnya, City menuai kesuksesan.
Hanya Liverpool yang mampu mencuri poin dari tim besutan Pep Guardiola tersebut, sedangkan Manchester United, Arsenal, serta Tottenham Hotspur dibuat bertekuk lutut oleh Sergio Aguero dan kolega. Dengan melihat performa hingga pekan ke-15, City memang pantas diunggulkan atas Chelsea. Belum terkalahkan dengan merebut 13 kemenangan dan 2 kali imbang, menjadi bukti kekuatan the Citizens.
Pekan lalu, kemenangan 2-1 atas Watford membuat City menjadi tim dengan selisih gol terbaik dalam 15 pekan pertama Liga Primer. Surplus 38 gol membuat menjadi tim dengan selisih gol terbaik di 15 laga awal Liga Primer dalam 125 tahun terakhir. Rekor selisih gol terbaik di 15 laga awal Liga Primer masih dipegang Sunderland dengan 39 gol yang dibuat di musim kompetisi 1892-93.
Catatan positif tim asuhannya membuat Guardiola begitu optimitis walau kali ini harus melawat ke Stamford Bridge. Performa City membuat pelatih asal Spanyol itu merasa nyaman.
“Lima belas pertandingan dengan 13 kemenangan. Dua seri yang satunya didapat di Anfield. Saya tak bisa mengeluh soal itu. Kami juga lolos 16 besar Liga Champions Eropa,” kata mantan pelatih Barcelona ini.
Saat menghadapi Chelsea, Guardiola akan menurunkan skuat terbaik, minus Kevin de Bruyne dan Sergio Aguero yang masih dibekap cedera. Sebagai pengganti, Pep dapat menurunkan Gabriel Jesus dan Bernardo Silva. Trisula lini serang Manchester City akan dilengkapi dengan kehadiran Raheem Sterling dan Riyad Mahrez.
Kegusaran Sarri
Berbeda dengan City, kegundahan justru sedang melanda Chelsea. Skema permainan yang diterapan pelatih Maurizio Sarri, yang dikenal dengan sebutan ‘Sarri-ball’, mulai mengalami hambatan. Mulus di awal musim, ‘Sarri-ball’ kini mulai bisa diredam.
Chelsea memang sedang dalam kondisi limbung setelah kalah dua kali dalam empat laga terakhir di Liga Primer. Terbaru mereka dikalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 2-1 di Molineux, Kamis (6/12). Hasil ini membuat Chelsea tergusur ke peringkat keempat setelah digeser Tottenham Hotspur. Mereka mengoleksi 31 poin dan tertinggal 10 poin dari City.
Hasil buruk Eden Hazard dan kolegan di beberapa penampilan terakhir membuat Sarri gusar. Terlebih kali ini tim yang harus dihadapi ialah Manchester City, yang disebut Sarri sebagai tim terbaik di Eropa saat ini. “Kami harus bermain dan berjuang untuk berada di empat besar. Hasil sebelumnya sangat sulit karena saya tahu setiap laga memerlukan poin. Pengalaman saya di Italia, saya kehilangan gelar Seri A dengan raihan 91 poin,” imbuh Sarri.
Mantan pelatih Napoli ini memiliki pekerjaan rumah agar ‘Sarri-ball’ kembali mampu diterapkan pemain-pemainnya secara maksimal. Untuk itu, Sarri diprediksi akan merotasi skuatnya kembali.
Sejumlah pemain kunci seperti David Luiz dan gelandang Jorginho yang absen di partai sebelumnya bakal diturunkan di laga ini. Jorginho akan menjadi kunci lini tengah the Blues. Kehadiran gelandang 26 tahun ini akan menjadi operator di lapangan untuk menjalankan taktik yang diinginkan Sarri. (Goal/BBC/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved