Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Disiplin (Komdis) PSSI telah menelurkan sanksi bagi anggota Komite Eksekutif (Exco) Hidayat. Komdis PSSI memutuskan bahwa Hidayat bersalah telah melanggar kode disiplin dalam kasus dugaan pengaturan skor. Hidayat pun diberikan hukuman berlapis.
Wakil Ketua Komdis PSSI Umar Husin menyebut bahwa Hidayat diberikan tiga sanksi berbeda. Pertama, ia dilarang berkecimpung di dunia sepak bola selama tiga tahun ke depan. Hidayat juga dilarang memasuki stadion di seluruh Indonesia selama dua tahun plus denda sebanyak Rp150 juta.
"Aturannya dalam kode disiplin seperti itu, (terhukum karena) percobaan penyuapan itu. Kita sudah jatuhkan sanksi hari ini, besok baru dirilis," kata Umar saat dihubungi wartaman pada Senin (3/12) malam.
Kasus pengaturan skor yang menyeret nama Hidayat ini dihembuskan manajer Madura FC Januar Herwanto pada salah satu acara televisi nasional beberapa saat lalu. Januar mengaku diiming-imingi oleh Hidayat agar mengalah saat berkunjung ke Stadion Maguwoharjo--markas PSS Sleman-- pada babak penyisihan Liga 2 2018 pada Mei silam. Namun, rencana pengaturan skor tersebut ditolak Januar hingga berbuntut pelaporan ke Komdis PSSI.
Di lain pihak, Hidayat yang tertuduh memutuskan mundur dari jabatannya sebagai anggota Exco PSSI masa jabatan 2016-2020. Pria asal Surabaya ini mengaku telah merenung dan mengakui kesalahannya melakukan pembiaran terjadinya pengaturan skor tersebut.
"Ini adalah bentuk konsekuensi. Saya melakukan perenungan dan setelah melihat proses terdapat fakta yang saya pahami, saya ini Exco seharusnya saya menghentikan ketika itu terjadi, melakukan pelaporan, atau setidaknya tidak menanggapi hal itu," kata Hidayat dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/12).
Selain itu, Hidayat mengaku enggan menjadi beban bagi lingkungan di sekitarnya termasuk PSSI, keluarga, dan komunitas di luar sepak bola.
"Hal ini tentunya berdampak kepada beban PSSI, yang berikutnya adalah menjadi beban bagi siapapun yang terkait dengan saya, oleh karena itu saya tak ingin tambah beban pada PSSI, saya ingin menjaga marwah martabat PSSI, saya juga ingin ketenteraman, ketenangan keluarga saya, saya juga akan menjaga martabat teman-teman seprofesi saya termasuk kampus tempat saya mengajar, mengabdi, oleh karena itu saya menyatakan mengundurkan diri menjadi anggota exco," imbuhnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved