Rekor Neymar Derita si Merah

Satria Sakti Utama
30/11/2018 03:15
Rekor Neymar Derita si Merah
( FRANCK FIFE / AFP)

PARIS Saint-Germain (PSG) membuka asa melangkah ke fase gugur Liga Champions musim ini. Kemenangan 2-1 atas Liverpool dalam lanjutan penyisih­an Grup C di Parc des Princes, Paris, Kamis (29/11) , menempatkan PSG di atas angin untuk lolos ke babak 16 besar.

Tambahan tiga poin membuat PSG kini menempati peringkat kedua dengan poin delapan. PSG kini terpaut satu poin dari Napoli yang berada di posisi puncak setelah menang 3-1 atas Red Star Belgrade yang sudah tersingkir. Liverpool yang telah menuai enam poin turun ke posisi ketiga.

Kemenangan itu membuat langkah PSG ke babak 16 besar lebih ringan daripada Liverpool. Di laga terakhir, tim besutan Thomas Tuchel tersebut akan menghadapi Red Star dan diprediksi tidak akan sulit meraih kemenangan.

Sebaliknya bagi Liverpool, kekalahan di Paris membuat mereka berada di ujung tanduk. Untuk lolos, tim besutan Juergen Klopp tersebut harus menang minimal dengan skor 2-0 di laga terakhir melawan Napoli, 12 Desember mendatang.  

Neymar Jr-lah yang jadi bintang PSG dalam laga yang disaksikan sekitar 46 ribu penonton tersebut. Selain menjadi motor permainan, bintang Brasil itu menjadi pencetak gol kedua PSG di menit ke-37. Gol pertama PSG dicetak Juan Bernat menit ke-13, sedangkan satu gol hiburan ‘si Merah’ tercipta di menit akhir babak pertama melalui penalti James Milner.

Satu gol ke gawang Liverpool membuat Neymar kini telah mencetak 31 gol di Liga Champions. Mantan pemain Barcelona itu kini menjadi pemain Brasil yang paling banyak mencetak gol di kompetisi antarklub tertinggi di Eropa itu. Sebelumnya rekor itu dipegang Kaka dengan 30 gol saat membela Real Madrid dan AC Milan. “Kondisi saya sebenarnya tidak fit. Namun, ini pertandingan yang penting. Karena itu, cedera atau tidak, saya harus tampil dalam laga itu,” ujar Neymar seusai laga.

Seperti tukang jagal
Klopp melemparkan kritik peda­s atas ulah para pemain PSG di lapang­an hijau saat menghadapi tim besutannya. Klopp menyebut pemain-pemain PSG terlalu sering berakting cedera sehingga membuat Mohamed Salah dan kawan-kawan seperti tukang jagal. Walhasil, wasit asal Polandia Szymon Marciniak mengeluarkan delapan kartu kuning, enam di antaranya untuk pemain Liverpool.

“Jika Anda berakting seperti akan mati dan kemudian berdiri dan Anda memberikan kartu kuning, itu bukanlah sikap sportif,” kata Klopp.

Klopp menilai situasi itu membuat para pemainnya kikuk dan kehilangan fokus. “Sangat sulit untuk tenang di situasi tersebut. Bahkan Joe Gomez pemain yang paling baik di planet ini, tapi hampir mendapatkan kartu merah,” tamsil Klopp.

Walau harus menghadapi misi sulit di laga terakhir, Klopp tidak kehilangan keyakinan tim asuhannya untuk lolos. Terlebih, laga melawan Napoli akan berlangsung di Anfield.

“Masih ada waktu jelang laga penting itu. Kami memiliki beberapa laga lain sebelum melawan Napoli. Kami harus menciptakan malam yang spesial di Anfield nanti jika ingin lolos,” tegasnya. (Skysport/Goal.com/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya