Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENANG atau tersisih. Hanya itu pilihan bagi Tottenham Hotspur saat menjamu Inter Milan pada Grup B Liga CHampions di Stadion Wembley, dini hari nanti.
Spurs memang tidak punya pilihan lain selain meraih kemenangan jika ingin merebut tiket ke babak 16 besar dari Grup B, mendampingi Barcelona. Tidak mudah memang.
Pasalnya, Inter hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos.
Untuk sementara ini, Inter ada di posisi kedua dengan poin tujuh, defisit tiga angka dari pemuncak klasemen Barcelona yang sudah menyegel tiket ke fase gugur. Sebaliknya, Spurs ada di urutan ketiga dengan poin empat. Sementara itu, PSV masih terkubur sebagai juru kunci dengan poin satu.
Dengan komposisi tersebut, peluang kedua tim memang masih terbuka. Spurs jika dibandingkan dengan Inter, peluang mereka terbilang lebih kecil. Akan tetapi, mereka masih layak berharap.
Apalagi, laga nanti berlangsung di kandang mereka sendiri. Ketimbang saat bertandang ke Milan, kondisi Spurs kali ini jelas lebih tangguh.
Terbukti dari lima pertandingan di semua kompetisi, tim besutan Mauricio Pochettino itu sukses menyapu bersih dengan kemenangan. Termasuk saat mengalahkan Chelsea 3-1.
Sebaliknya, Nerazzurri kembali bergelut dengan masalah konsistensi. Dalam tiga penampilan terakhir, Inter hanya meraih satu kemenangan dan satu imbang, sedangkan laga sisanya berakhir dengan kekalahan saat melawan Atalanta dengan skor 1-4 pada pertandingan terakhir jelang jeda internasional.
Meski demikian, arsitek Inter Luciano Spalletti tetap tidak ingin tunduk dengan keperkasaan tuan rumah. Ia justru menebar ancaman dengan membawa kekuatan penuh ke London.
"Kami menilai lawan mana pun yang kami hadapi akan selalu terinspirasi oleh kami. Itu berarti mereka harus meningkatkan level permainan mereka jika dibandingkan dengan penampilan normal biasanya. Bersama kami, kami tidak memiliki pendekatan khusus untuk satu tim atau tim lainnya, kami harus tampil sebagai Inter," tegas Spalletti.
"Sebagian besar masa depan kami dan posisi kami di liga memang akan ditentukan oleh pertandingan-pertandingan ini. Namun, pengembangan kami seharusnya tidak hanya dipertimbangkan pada beberapa hasil yang kami dapatkan," pungkasnya.
Menghadapi ancaman Spaletti itu, Mauricio Pochettino tidak khawatir. “Partai Tottenham vs Inter akan berjalan dengan sangat seru. Kedua tim akan saling menyerang dari menit pertama pertandingan dan sama-sama akan berusaha untuk meraih kemenangan. Saya yakin Inter tak akan datang hanya untuk membawa pulang satu angka,” ujar Pochettino.
"Saya sangat mengenal Luciano Spalletti. Dia ialah pelatih yang sangat hebat. Seluruh tim yang ia latih memiliki gaya bermain atraktif dan efektif. Baik secara ofensif maupun defensif.”
“Untuk itu, saya harap para suporter datang dan memenuhi stadion. Kami tentunya sangat membutuhkan dukungan dari 90 ribu orang yang akan hadir di Wembley karena kami akan menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa," ujar arsitek asal Argentina itu. (AFP/Footballlondon/Rul/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved