Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PUJIAN diberikan kepada Maurizio Sarri yang membawa Chelsea tampil mengesankan di musim 2018/2019. Taktik permainan Sarri, yang kemudian dikenal dengan sebutan Sarriball, membuat Chelsea menjadi tim yang sulit dikalahkan.
Chelsea belum terkalahkan di 19 laga terakhir semua kompetisi, termasuk meraih 8 kemenangan dan 4 imbang di Liga Primer. Namun, taktik permainan cepat dengan umpan-umpan pendek yang diterapkan Sarri menemui batunya saat melawat ke Stadion Wembley di pekan ke-13 Liga Primer, kemarin.
Saat menghadapi tuan rumah Tottenham Hotspur, Chelsea keok dengan skor 1-3. Parahnya, Chelsea tertinggal tiga gol lebih dulu melalui Delle Alli menit kedelapan, Harry Kane (16’) dan Son Heung-min (54’) sebelum mencetak gol penghibur 5 menit jelang laga usai melalui sundulan Oliver Giroud Sarri menyebut buruknya lini pertahanan menjadi biang kerok kekalahan di Wembley. Ia mengakui lini pertahanan the Blues kali ini memang sangat kacau.
“Kami harus mencoba melakukan sesuatu karena pertahanan hari ini sebuah bencana. Tidak hanya lini bertahan, pemain-pemain di lini serang juga menekan dengan sangat buruk,” jelas Sarri.
Di sisi lain, kemenangan atas Chelsea membuat Hotspur mampu meneruskan tren kemenangan dalam lima penampilan terakhir. Pelatih Hotspur Mauricio Pochettino mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya kali ini.
Pelatih asal Argentina itu menilai kemenangan atas Chelsea menjadi motivasi tim untuk tetap bersaing memperebutkan status juara hingga akhir musim. “Sekarang ialah tantangan untuk tetap berada pada level kompetisi seperti ini dan tetap mencoba untuk meningkatkannya karena kami memiliki bakat,” ujar Pochettino.
Hotspur sukses menggusur the Blues dari posisi ketiga klasemen sementara dengan meraih 30 poin, selisih 3 angka dari Liverpool dan lima angka dari Manchester City di puncak klasemen. The Blues tergelincir ke posisi keempat dengan 28 poin.
Imbang di Madrid
Dari La Liga Spanyol, duel dua tim peringkat teratas, Barcelona dan Atletico Madrid, berakhir imbang. Laga di Estadio Wanda Metropolitano, kandang Atletico, tersebut berkesudahan 1-1.
Diego Costa membawa tuan rumah unggul lebih dulu melalui golnya di menit ke-77. Namun, kemenangan Atletico yang sudah didepan mata musnah saat gelandang Barcelona, Ousmane Dembele, mencatatkan namanya di papan skor di injury time babak kedua.
“Dembele memiliki bakat yang luar biasa. Ia memiliki hal yang tidak dimiliki pemain lain, seperti kepercayaan diri, menembak dengan kedua kaki, kepribadian, dan bakat yang banyak,” puji pelatih Barcelona Ernesto Valverde.
Tambahan satu poin membuat Blaugrana masih memuncaki klasemen sementara dengan poin 25, unggul satu poin dari Atletico yang berada di posisi kedua. Namun, posisi Barcelona dan Atletico teracam Sevilla yang berada di posisi
ketiga dengan 23 poin. Jika mampu menundukkan Valladolid tadi malam, Sevilla akan naik ke posisi pertama dan menggusur Barcelona. (AFP/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved