Bima Siap Mengundurkan Diri

Satria Sakti Utama
23/11/2018 03:50
Bima Siap Mengundurkan Diri
(MI/ROMMY PUJIANTO)

SUKSESI kepelatihan tim nasional Indonesia dari Luis Milla Aspas ke ta­ngan sang asisten Bima Sakti Tukiman tidak berjalan mulus. Terbukti Evan Dimas dkk harus tersingkir pada babak awal Piala AFF tahun ini.

Kepastian timnas Indonesia gugur dari kejuaraan antarnegara Asia Tenggara itu didapatkan pada Rabu (21/11) malam. Hasil laga antara Filipina dan Thailand di Panaad Stadium yang berakhir seri membuat Indonesia tidak memiliki kesempatan lagi untuk finis di posisi dua teratas Grup B. Poin maksimal yang mungkin diraih Indonesia ialah enam poin, sedangkan dua kompetitor di Grup B telah mendapatkan tujuh angka dari tiga laga.

Bima yang dimintai tanggap­an terkait dengan kegagalan timnya mengaku siap bertanggung jawab. Ia pun rela menanggalkan jabatannya sebagai pelatih timnas Indonesia jika diminta PSSI. Bima secara resmi melatih Evan Dimas dkk pada akhir Oktober lalu setelah negosiasi perpanjangan kontrak dengan Luis Milla tak menemui kata sepakat.

“Kalau memang PSSI memutuskan kami mundur, kami siap. Harapannya ke depan siapa pun pelatihnya, baik ­asing maupun lokal, kita harus dukung semaksimal mungkin. Ini tanggung jawab saya sebagai pelatih dan mohon maaf kepada pecinta sepak bola Indonesia atas kegagalan ini,” kata Bima seusai mendampingi timnya berlatih di Stadion Madya Senayan, Kamis (22/11).

Kegagalan timnas Indonesia di Piala AFF 2018 semakin melengkapi berbagai kegagalan sepanjang tahun ini. Padahal, PSSI mencanangkan sejumlah pencapaian wajib untuk timnas di berbagai jenjang seperti lolos Piala Dunia untuk timnas Indonesia U-16 dan U-19, serta posisi empat besar timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.

Khusus Piala AFF, federasi yang dipimpin Edy Rahmayadi itu mematok target juara. Pencapaian tahun ini juga mengulang hasil negatif dalam tiga edisi Piala AFF sebelumnya, yakni pada 2007, 2012, dan 2014.

“Kami memang sedih, tetapi semua sudah tertulis. Kami tidak mau bersedih lama-lama. Kami akan profesional untuk pertandingan besok, kami tidak akan mengalah, kami berupaya menang,” kata gelandang timnas Indonesia Evan Dimas.

Timnas Indonesia akan melakoni satu laga sisa Piala AFF 2018 saat menjamu Filipina pada Minggu (25/11) malam. Pertandingan direncanakan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.

Di lain pihak, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memilih tak banyak berkomentar dengan kegagalan yang didapatkan timnas ‘Garuda’, julukan Indonesia. Menteri berusia 44 tahun itu mengaku akan menunggu langkah Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi terlebih dahulu.

“Tanya ketumnya, saya mau lihat responsnya seperti apa. Suruh dia merespons terlebih dahulu,” kata Menpora saat ditemui di Kantor Kemenpora, Kamis (22/11).

Kekuatan penuh
Meski pertandingan terakhir timnas Indonesia sudah tidak menentukan lagi, Bima menegaskan akan menurunkan kekuatan terbaik timnya saat menghadapi Filipina. “Yang pasti kami turunkan yang terbaik karena kami mau menargetkan kemenangan. Ada beberapa pemain yang diberi kesempatan.”

“Kami masih akan melihat kondisi pemain dari latihan Jumat dan Sabtu, tapi yang pasti tidak akan banyak melakukan perubahan,” tegasnya. (R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya