Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUKSESI kepelatihan tim nasional (Timnas) Indonesia dari Luis Milla Aspas ke tangan sang asisten Bima Sakti Tukiman tidak berjalan mulus. Terbukti Evan Dimas dkk harus tersingkir pada babak awal Piala AFF tahun ini.
Kepastian Timnas Indonesia gugur dari kejuaraan antarnegara Asia Tenggara itu didapatkan pada Rabu (21/11) malam. Hasil laga antara Filipina dan Thailand di Panaad Stadium yang berakhir seri membuat Indonesia tidak memiliki kesempatan lagi untuk finis di posisi dua teratas Grup B. Poin maksimal yang mungkin diraih Indonesia ialah enam poin, sedangkan dua kompetitornya telah mendapatkan tujuh angka dari tiga laga.
Bima yang dimintai tanggapan terkait kegagalan timnya mengaku siap bertanggung jawab. Ia pun rela menanggalkan jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia jika diminta PSSI. Bima sendiri secara resmi melatih Evan Dimas dkk pada akhir Oktober lalu setelah negosiasi perpanjangan kontrak dengan Luis Milla tak menemui kata sepakat.
"Kalau memang PSSI memutuskan kami mundur, kami siap. Harapannya ke depan siapapun pelatihnya baik asing atau lokal, kita harus dukung semaksimal mungkin. Ini tanggung jawab saya sebagai pelatih dan mohon maaf kepada pecinta sepak bola Indonesia atas kegagalan ini," kata Bima seusai mendampingi timnya berlatih di Stadion Madya Senayan, Kamis (22/11) pagi.
Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 semakin melengkapi target-target yang meleset sepanjang tahun ini. Seperti diketahui, PSSI mencanangkan sejumlah pencapaian wajib untuk tim nasional di berbagai jenjang seperti lolos Piala Dunia untuk Timnas Indonesia U-16 dan U-19, serta posisi empat besar Timnas Indonesia U-23 pada ajang Asian Games 2018.
Khusus Piala AFF, Federasi yang dipimpin Edy Rahmayadi ini mematok target juara. Pencapaian tahun ini juga mengulang hasil negatif yang sama dalam tiga edisi Piala AFF sebelumnya yakni pada tahun 2007, 2012, dan 2014.
"Kami memang sedih, tetapi semua sudah tertulis. Kami tidak mau bersedih lama-lama. Kami akan profesional untuk pertandingan besok, kami tidak akan mengalah, kami berupaya menang," kata gelandang Timnas Indonesia Evan Dimas.
Timnas Indonesia akan melakoni satu laga sisa Piala AFF 2018 saat menjamu Filipina pada Minggu (25/11) malam. Pertandingan rencananya digelar di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta.
Di lain pihak, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memilih tak banyak berkomentar dengan kegagalan yang didapatkan timnas 'Garuda', julukan Indonesia. Menteri 44 tahun ini mengaku akan menunggu langkah Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi terlebih dahulu.
“Tanya ketumnya, saya mau lihat responsnya seperti apa. Suruh dia merespon terlebih dahulu,” kata Menpora saat ditemui di kantor Kemenpora, Kamis (22/11). (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved