TIM nasional Indonesia dituntut tampil garang untuk menghadapi rival terberat di Grup H, Korea Selatan, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), hari ini.
Hanya itu satu-satunya cara bagi tim 'Garuda Muda' untuk meredam pasukan Taeguk Warriors.
Apalagi kemenangan menjadi harga mati bagi tim besutan Aji Santoso itu jika ingin memastikan satu tiket langsung ke Piala Asia U-23 di Qatar pada 2016 mendatang.
Meski begitu, asisten pelatih timnas Muhammad Zein Al Hadad menilai skuatnya juga harus bermain pintar.
Ia pun menyebut tempo permainan menjadi kunci jika Manahati Lestusen dkk ingin menaklukkan Korsel.
"Kami harus pintar memainkan tempo, mereka bukan tim lemah. Kalau mereka bermain cepat, tidak bisa dilawan dengan permainan dengan tempo cepat juga. Permainan cepat harus dilawan dengan kesabaran memainkan tempo," ungkap Zein, kemarin.
Persoalannya ialah konsep tersebut akan sulit terwujud jika Evan Dimas masih absen.
Mantan kapten timnas U-19 itu memang masih menjadi kunci permainan 'Garuda Muda'.
Ditambah lagi pemain Persebaya Surabaya itu punya kenangan manis saat mencetak hat-trick kala me-ngandaskan Korsel saat kualifikasi Piala Asia U-19 pada Oktober 2013.
Hingga saat ini Evan masih diragukan tampil karena masih mengalami cedera di bahu kirinya.
Pemeriksaan dokter menyebutkan bahwa Evan mengalami robek otot yang didapatkan saat Indonesia melawan Timor Leste, Jumat (27/3).
"Saya ingin bermain, tapi melihat kondisi terakhir besok. Sudah lebih baik jika dibandingkan dengan kemarin. Kita belum tahu hasil laga besok, yang penting kerja keras," ujar Evan.
Di sisi lain, pelatih Korsel Shin Tae-yong mengaku tidak punya persiapan khusus menghadapi Indonesia.
Meski begitu, ia menuntut pemainnya untuk menang.
"Dua pertandingan sebelumnya melawan Brunei dan Timor Leste digunakan untuk mencoba seluruh pemain kami. Hal itu untuk menemukan pemain terbaik saat melawan Indonesia."
Dalam ajang kualifikasi ini, hanya ada lima tim runner-up terbaik yang akan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2016.
Saat ini Indonesia masih menjadi runner-up terbaik dengan koleksi 6 poin dan tujuh gol dari dua laga Grup H.