Melangkah Mulus Minus Ronaldo

Satria Sakti Utama
22/11/2018 03:45
Melangkah Mulus Minus Ronaldo
(Marco BERTORELLO / AFP)

SATU poin hanya mampu didapat Portugal saat menjau Polandia dalam penyisihan Grup 3 Liga A UEFA Nations League 2018/2019, dini hari Rabu  (21/11).. Dalam laga yang berlangsung di Estadio Afonso Henriques, Guimares, Portugal hanya mampu memaksakan hasil 1-1.

Tambahan satu poin membuat Portugal yang sebelumnya sudah memastikan lolos ke semifinal mengakhiri penampilan di penyi-sihan grup tanpa kekalahan dari empat laga. Bernardo Silva dan kawan-kawan memimpin puncak Grup 3 dengan koleksi 8 poin, unggul 3 poin dari Italia yang menjadi pesaing terdekat. Di semifinal tahun depan, Portugal akan bersaing dengan Belanda, Swiss, serta Inggris.

Yang cukup menarik perhatian dari keberhasilan Portugal lolos ke babak empat besar edisi perdana UEFA Nations League ini ialah tidak adanya campur tangan sang bintang, Cristiano Ronaldo. Pemain berusia 33 tahun yang kini berseragam Juventus itu belum lagi dipanggil membela Portugal sejak penyelenggaraan Piala Dunia 2018 Rusia berakhir pada pertengahan tahun ini.

“Selalu ada hal baik jika Ronaldo berada di tim. Tapi kami harus membuktikan bahwa ada pemain berkualitas lainnya selain dia. Ambisi pemain sangat positif. Sekarang kami harus rendah hati dan menghormati tim lain di babak empat besar,” kata bek senior Portugal, Pepe.

Di sisi lain, walaupun tim asuhannya, timnas Portugal, mampu melewati penyisihan grup tanpa kekalahan dua kali menang dan dua kali imbang, pelatih Fernando Santos tampak menggerutu seusai laga kontra Polandia. Ia mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit asal Rusia Sergey Karasev yang mengartumerahkan Danilo Pereira sekaligus memberikan penalti kepada Polandia setelah penyerang Arkadiuz Milik terjatuh di kotak terlarang menit ke-63. Menurut Santos, saat itu Pereira menguasai bola lebih dahulu sebelum terjadi kontak fisik dengan Milik.

“Saya pikir kartu merah langsung dan penalti sangatlah kejam. Dari sudut itu terlalu berlebihan. Wasit mungkin bisa memberikan penalti, tapi tidak kartu merah. Terlepas dari itu, saya bangga dengan pemain saya,” kata Santos.

Milik memaksimalkan penalti tersebut untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Sebelumnya Selecao das Quinas sudah lebih dahulu unggul berkat gol Andre Silva di menit ke-33. Penyerang Sevilla itu merobek gawang Wojciech Szczesny setelah mendapatkan umpan matang dari Renato Sanches.

Kejutan Kosovo
Dari Liga D, Kosovo membuat kejutan memastikan diri promosi ke Liga C musim musim depan setelah menumbangkan Azerbaijan 4-0 di Grup 3. Kemenangan itu membuat negara kecil di Benua Eropa itu mengakhiri penyisihan dengan predikat sebagai juara grup.

Hanya butuh hasil imbang dalam laga di Pristina untuk menjadi juara grup, Kosovo tampil luar biasa. Negara bekas provinsi di Serbia itu tampil menyerang. Gelandang klub Heerenveen, Belanda, Arber Zeneli menjadi bintang Kosovo dengan trigolnya di menit ke-2, 50, dan 76. Satu gol lainnya disumbang Amir Rrahmani (61’).

Dengan menjadi juara grup dan promosi ke Liga C, Kosovo tinggal selangkah lagi membuat sejarah dengan tampil di kompetisi antarnegara Eropa dua tahun mendatang. Kosovo akan bersaing di babak play-off dengan juara grup lain di Liga D, yaitu Georgia, Belarus, dan Masedonia, untuk berebut satu tiket ke Euro 2020 melalui jalur UEFA Nations League. (AFP/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya