Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNTAS sudah persembahan Tim Cahill di lapangan hijau untuk timnas Australia. Kemarin, pemain berusia 38 tahun tersebut melakoni laga terakhir bersama the Socceroos, julukan timnas Australia, saat melakoni uji coba melawan Lebanon di ANZ Stadium, Sydney.
Cahill dimainkan pelatih Graham Arnold di sembilan menit terakhir pertandingan. Bagi Cahill, melawan Lebanon menjadi pertandingan ke-108 bersama timnas Australia.
Walau hanya bermain sebentar dan tidak mencetak gol, Cahill tetap mendapat sambutan meriah penonton. “Ini pertama kali saya menangis di lapangan hijau. Setiap mengenakan seragam timnas, saya selalu bermain dengan sepenuh hati. Terima kasih Australia,” ungkap Cahill seusai pertandingan.
Cahill merupakan salah satu legenda sepak bola ‘Negeri Kanguru’. Ia memulai karier sepak bola internasional saat membela tim U-20 Samoa Barat, negara asal ibunya, saat berusia 20 tahun. Cahill mulai bermain untuk Australia pada 2004 dan melakukan debut saat menghadapi Afrika Selatan pada 30 Maret 2004.
Pada Piala Dunia 2006, Cahill mencetak sejarah menjadi pemain Australia yang mencetak gol dan menjadi man of match di Piala Dunia. Cahill, yang kini bermain untuk klub India Jamshedpur, merupakan top scorer timnas Australia dengan total torehan 50 gol.
“Terima kasih kepada semua rekan dan staf di timnas Australia. Saya tidak bisa melakukan apa pun tanpa mereka,” ujar Cahill.
Di sisi lain, laga melawan Lebanon juga menjadi pertandingan penting bagi Martin Boyle. Gelandang serang klub Hibernian, Skotlandia itu sukses mencetak dua gol dalam debutnya bersama timnas Australia.
Boyle, yang pernah membela timnas U-16 Skotlandia, mencetak gol di menit ke-19 dan ke-41. Satu gol Australia lainnya dicetak Mathew Leckie di menit ke-68. (AFP/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved