Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN La Liga Javier Tebas, Kamis (15/11), mengatakan dirinya menginginkan Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menendang Paris Saint-Germain dari Liga Champions karena klub Ligue 1 itu melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).
Tebas menyebut PSG harus dilarang setidaknya selama satu tahun setelah sebuah dokumen yang dibocorkan mengungkapkan Le Parisien melanggar FFP.
Perkembangan terbaru itu berawal dari sebuah penyelidikan sejak 2017 mengenai transfer Neymar dari Barcelona seharga US$264 juta.
September lalu, UEFA mengatakan telah menyerahkan tuduhan pelanggaran FFP yang dilakukan PSG ke unit finansial mereka agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: PSG Incar Alexis Sanchez
Manchester City yang belum diselidiki oleh UEFA, juga menjadi sasaran kemarahan Tebas karena klub Liga Primer Inggris itu disebut memalsukan laporan keuangan mereka untuk menyembunyikan pelanggaran FFP.
"Selama dua tahun kita membahas mengenai kecurangan dan pelanggaran FFP. UEFA seharusnya sudah melakukan sesuatu," tegas Tebas.
"Football Leaks menunjukan bahwa UEFA belum melakukan hal yang benar. Klub yang bersalah harus dihukum."
"Untuk PSG, mereka seharusnya ditendang dari Liga Champions dan dilarang ambil bagian setidaknya selama satu musim," imbuhnya. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved