Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM nasional Indonesia menyambangi Thailand dengan membawa sejumlah pekerjaan rumah yang patut diperbaiki. Salah umpan, buruk dalam menghadang umpan lawan, dan terburu-buru dalam pengambilan keputusan harus dibenahi agar tak menanggung malu saat tampil di Stadion Rajamangala, Bangkok, dalam lanjutan penyisihan Grup B Piala AFF 2018, besok.
Penyerang andalan ‘Garuda’, Alberto ‘Beto’ Goncalves mengakui skuat ‘Garuda’ belum menemukan performa terbaik dalam dua laga yang sudah dimainkan. Ketika melawan Singapura, Indonesia menyerah 0-1. Saat melawan Timor Leste, Indonesia tertinggal lebih dulu sebelum mampu memetik kemenangan 3-1.
Bahkan, akurasi operan ‘Garuda’ juga menurun saat melawan Timor Leste yang tak sampai 80%. Menurut Beto, tampil tergesa-gesa membuat Indonesia kesulitan dalam mengembangkan strategi. Karena itu, pada laga kontra Thailand, ketenangan menjadi kunci utama untuk menghadapi perlawanan tuan rumah.
“Kami harus main lebih tenang karena Thailand bisa saja tertekan karena main di hadapan publik mereka. Kami harus bisa mengatur tempo permainan saat melawan mereka. Strategi harus jalan di Thailand jika mau menang,” ujar Beto.
Laga melawan Thailand menjadi duel hidup dan mati bagi ‘Laskar Garuda’. Saat ini, skuat ‘Garuda’ menempati peringkat kedua Grup B dengan mengoleksi 3 poin.
Jika ingin menjaga asa lolos ke semifinal, skuat ‘Merah Putih’ harus meraih poin penuh. Hasil imbang, apalagi kalah, akan memperkecil peluang lolos dari fase grup karena Singapura yang kini berada di posisi keempat dengan mengantongi 3 poin berpeluang naik ke posisi teratas jika dapat mengatasi Timor Leste.
Andalkan pemain senior
Menghadapi Thailand akan menjadi laga tersulit yang harus dilakoni Indonesia. Harus diakui, Thailand yang di laga pertama menggunduli Timor Leste tujuh gol tanpa balas memiliki kekuatan setingkat di atas Indonesia.
Di samping itu, selain bermain di kandang, Thailand memiliki keuntungan waktu rehat lebih lama. Skuat ‘Garuda’ telah melakoni dua pertandingan dalam sepekan terakhir.
Karena itu, pelatih timnas Indonesia Bima Sakti memerintahkan pemainnya untuk tetap fokus dan bekerja ekstra dalam menghadapi tuan rumah nanti. “Untuk Thailand, harus dibenahi semua, terutama di sektor pertahanan. Saat melawan Timor Leste kemarin sempat ada miskomunikasi dan organisasinya juga kurang tepat,” ujar Bima.
Dalam menghadapi Thailand, Bima akan kembali mengandalkan para pemain senior, terutama di lini depan. Beto dan Stefano Lilipaly yang mencetak gol ke gawang Timor Leste serta Andik Vermansyah akan tetap menjadi andalan.
Bima mengatakan semua pemain memiliki kesempatan yang sama untuk tampil karena semua bisa membantu ritme permainan tim, apalagi Thailand menjadi lawan berat. Namun, mantan pemain timnas tersebut menyatakan akan mengandalkan pengalaman para pemain senior untuk meredam Thailand.
“Semua punya kesempatan main. Akan kita lihat beberapa hari ini. Yang pasti kita akan berikan kesempatan kepada pemain senior yang lebih berpengalaman, seperti Andik Vermansah dan Bayu Pradana yang main di 2016 kemarin,” ujar Bima. (R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved