Kematian Vichai Jadi Lahan Bisnis, Leicester Marah

Kautsar Halim
13/11/2018 13:45
Kematian Vichai Jadi Lahan Bisnis, Leicester Marah
(AFP/Oli SCARFF)

BEBERAPA orang dikabarkan mengambil keuntungan dari nasib tragis presiden Leicester City, Vichai Srivaddhanaprabha. Dia tewas dalam kecelakaan helikopter di sekitar Stadion King Power, akhir bulan lalu.

Vichai termasuk salah satu bos yang cukup rajin menyaksikan pertandingan Leicester secara langsung. Jika ikut menonton, biasanya dia mengenakan syal bertuliskan "The Chairman" dan tidak dibawa pulang.

Rupanya, beberapa syal serupa telah beredar dalam beberapa hari belakangan ini di situs jual beli online, eBay. Di sana, syal tersebut dilelang satu set bersama pin, poster, dan semacam buku biografi.

Baca juga: Leicester Ubah Nama Yayasan untuk Hormati Mendiang Pemilik

Keterangan dalam eBay menyebutkan, lelang dibuka untuk kegiatan amal. Harganya hingga hari ini mencapai 314 pound sterling atau sekitar Rp5,9 juta. Namun, penjualan itu dilakukan tanpa sepengetahuan pihak klub.

Manajemen Leicester geram ketika dikonfirmasi ada fans yang mencari keuntungan lewat kematian Vichai. Mereka meminta lelang dihentikan karena dianggap melecehkan semua pihak yang terkait.

"Leicester City mengecam fans yang menjual berbagai atribut atas tragedi kecelakaan helikopter yang menewaskan lima orang," tulis sebuah keterangan dari birminghammail.co.uk.

Vichai merupakan salah satu korban tewas dari kecelakaan helikopter tersebut. Empat lainnya diidentifikasi bernama Nusara Suknamai, Kaveporn Punpare, Eric Swaffer, dan Izabela Lechowicz. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya