Janji Tiga Angka Bima di Laga Kedua

(Sat/R-1)
12/11/2018 05:00
Janji Tiga Angka Bima di Laga Kedua
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

KEKALAHAN dari Singapura di laga pembuka penyisihan Grup B Piala AFF 2018, akhir pekan lalu, ingin ditebus pelatih timnas Indonesia Bima Sakti. Kemenangan menjadi janji Bima saat tim asuhannya menghadapi Timor Leste di laga kedua, besok di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Hasil di laga perdana membuat Bima banjir kritikan. Bahkan, ada yang menuntut Bima mundur menyusul buruknya penampilan Febri Hariyadi dan kawan-kawan saat melawan Singapura.

"Saya terima semua kritikan, masukan, dan opini masyarakat. Saya rasa semua orang memiliki tujuan yang sama, kita rindu timnas berprestasi. Kita harus jalani dan saya tidak akan meninggalkan tim saat ini. Saya akan berikan bukti Selasa (besok)," kata suksesor Luis Milla Aspas, kemarin.

Menghadapi Timor Leste, fokus Bima ialah memperbaiki mentalitas tim seusai kalah dari Singapura. Ia mengaku telah melakukan evaluasi demi menampilkan performa lebih baik lagi di laga-laga selanjutnya.

"Yang pasti kita evaluasi dari laga kemarin dan sudah saya jabarkan ke pemain akan kelemahan dan kekurangan kita serta apa yang harus dibenahi. Tapi yang penting lupakan itu semua dan kita harus bangkit saat lawan Timor Leste karena laga ini sangat penting untuk menentukan lolos ke fase berikutnya," kata Bima.

Di sisi lain, timnas Timor Leste mengeluhkan sesi latihan perdana jelang lawan Indonesia. Pelatih Timor Leste, Norio Tsukitate, merasa kecewa karena latihan timnya di Stadion Madya Senayan, kemarin tidak tuntas karena terganggu kedatangan timnas Indonesia.

Pelatih asal Jepang ini mengaku timnya mendapat jatah berlatih hingga pukul 17.00 WIB. Namun, setengah jam sebelum sesi latihan berakhir timnas Indonesia sudah datang untuk bergantian menggunakan lapangan.

"Saya sudah meminta latihan selama dua jam dari pukul 15.00 WIB, tapi tim Indonesia datang terlalu cepat," kata Tsukitate seusai latihan.

Tsukikate mengaku akibat hal ini rencana latihannya menjadi terganggu. Sesi latihan untuk menanjamkan sisi taktikal tidak dapat dilakukan akibat kejadian ini. "Saya menyesalkan tidak adanya koordinasi soal hal ini," ujarnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya