Bangkitnya si Merah di Anfield

Satria Sakti Utama satria
12/11/2018 04:30
Bangkitnya si Merah di Anfield
(AFP)

SETELAH tersandung oleh Red Star Belgrade di ajang Liga Champions, Liverpool mampu bangkit di Liga Primer. Saat menjamu tim juru kunci Fulham di Anfield, tadi malam, 'si Merah' menang dengan skor 2-0.

Kemenangan atas Fulham menjadi kemenangan ketiga Liverpool dalam empat laga terakhir di Liga Primer. Tiga poin dari Fulham juga membuat 'si Merah' belum terkalahkan di Liga Primer musim ini.

Dari 12 laga yang telah dimainkan, Mohamed Salah dan kolega meraih 9 kemenangan serta 3 kali imbang dan mengoleksi 12 poin.

Ketika menghadapi Fulham, pelatih Liverpool Juergen Klopp melakukan perubahan formasi jika dibandingkan dengan saat melawan Red Star.

Kali ini, Klopp memainkan pola 4-2-3-1 dengan menempatkan Salah sebagai striker tunggal. Roberto Firmino dan Sadio Mane yang dibantu Xherdan Shaqiri menjadi trio penyokong Salah.

Salah membuka kemenangan Liverpool, 4 menit jelang jeda. Umpan terobosan Trent Alexander-Arnold dengan baik dimanfaatkan striker Mesir tersebut untuk menjebol gawang Fulham yang dikawal Sergio Rico.

Di babak kedua, Liverpool kembali menjebol gawang Fulham. Shaqiri yang lolos dari jebakan off-side dengan baik memanfaatkan umpan lambung Andy Robertson untuk menorehkan namanya di papan skor sekaligus mengubah hasil pertandingan menjadi 2-0.

Tertolong pemain belia

Upaya Tottenham Hotspur untuk bersaing di papan atas nyaris terganjal oleh Crystal Palace di Selhurst Park, Sabtu (10/11). Beruntung Spurs memiliki Juan Foyth.

Pemain belakang asal Argentina tersebut menjadi penyelamat muka Spurs, julukan Tottenham. Gol pemain berusia 20 tahun itu di menit ke-66 membuat laga berkesudahan 1-0 untuk Spurs.

Foyth menjalani debut yang sulit ketika melawan Wolverhampton Wanderers pekan lalu. Ia harus melihat gawang timnya jebol dua kali karena kesalahannya yang menyebabkan penalti tim lawan. Namun, kesalahan itu dibayar lunas di Selhurst Park.

"Kami telah berbincang banyak pekan lalu, bahwa (kesalahan Foyth) itu bagian dari sepak bola. Dia memiliki potensi yang besar dan menunjukkan karakter sesungguhnya. Gol ini penting untuknya karena dia akan berkembang dan semakin sedikit melakukan kesalahan," kata pelatih Spurs, Mauricio Pochettino.

Menurutnya, gol ke gawang Palace menjadi sesuatu yang sangat bagus bagi Foyth. "Ia masih butuh belajar dan meningkatkan kemampuan. Ia memiliki masa depan yang bagus," imbuhnya.

Pelatih asal Argentina itu juga memuji perjuangan anak asuhnya meraih kemenangan meski hujan lebat mengganggu jalannya pertandingan. "Saya senang karena tim berjuang dengan baik di bawah kesulitan yang ada dan mendapatkan tiga poin," imbuhnya.

Sementara itu, bos Crystal Palace Roy Hodgson menyayangkan kemampuan timnya khususnya dalam efektivitas serangan. Terlebih ia harus kehilangan penyerang utamanya Wilfried Zaha karena cedera.

"Saya tahu dan melihat cara tim bermain. Kami tidak kalah karena Wilf--sapaan Zaha-- tidak bermain. Tentu ada jarak dan kita tak bisa menghindarinya. Apa yang kami terima seperti yang terjadi di laga terakhir," ujar Hudgson. (Goal/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Triwinarno
Berita Lainnya