Skuat Garuda Antisipasi Serangan Udara

(Rul/R-2)
08/11/2018 04:30
 Skuat Garuda Antisipasi  Serangan Udara
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)


PELATIH tim nasional Indonesia Bima Sakti mengaku menginstruksikan para pemain untuk hanya fokus pada satu pertandingan guna meraih kemenangan. Hal itu dikatakan Bima Sakti jelang pertandingan timnya melawan Singapura pada ajang Piala AFF di Stadion Nasional Singapura, besok (Jumat 9/11).

“Pokoknya setiap pertandingan kita fokus, melawan Singapura, kemudian step by step kita melihat nanti pada pertandingan melawan Timor Leste. Sejauh ini kita juga sudah mulai terbayang kerangka timnya seperti apa, yang pasti kita lihat tanggal 9 nanti,” ujar Bima di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (7/11).

Bima memboyong 23 pemainnya ke Singapura pada Selasa (6/11) sore. Menurut dia, para pemain sudah cukup beradaptasi dan dipastikan siap tempur.

Sesi latihan timnas ‘Garuda’ kali ini digelar secara tertutup untuk menghindari bocornya strategi tim ‘Merah Putih’. Media hanya diberi waktu selama 15 menit untuk mengamati sesi latihan tersebut.

Bima mengatakan, skuat ‘Garuda’ memiliki pemain-pemain sayap yang bagus. Itu sebabnya ia sengaja mengasah kemampuan timnya dalam membangun serangan dari sektor sayap.

“Sayap bagus semua ya. Kita punya empat sayap yang menurut saya sudah siap semua, ada Andik (Vermansah), Riko (Simanjuntak), Febri (Hariyadi), dan Irfan (Jaya). Jadi, kita lihat siapa yang paling siap,” kata Bima.

Ia pun mengaku sudah memantau kekuatan calon lawan. Meski the Lions selalu gagal menembus babak fase grup di dua edisi Piala AFF terakhir, ia meminta para pemainnya untuk tidak meremehkan lawan.

Menurut Bima, keunggulan Singapura ialah pada postur tubuh yang tinggi. “Kita sudah melihat juga ya kelebihan Singapura. Mereka punya pemain yang juga memiliki postur tinggi. Oleh sebab itu, tadi kita persiapkan juga corner-corner, kita antisipasi beberapa pemain mereka yang masuk saat menyerang, kemudian bertahannya bagaimana. Jadi, itu yang perlu kita waspadai,” pungkasnya.

Di sisi lain, pelatih Singapura, Fandi Ahmad, tampaknya mengambil risiko dengan memanggil banyak para pemain muda. Saat mengumumkan skuad mereka pada akhir pekan lalu, sebagian besar mereka ialah anggota timnas U-23 Singapura. (Rul/R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya