Seluruh Pemain Siap Tempur di Ajang AFF 2018

Satria Sakti Utama
05/11/2018 20:38
Seluruh Pemain Siap Tempur di Ajang AFF 2018
( ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/)

KEBUGARAN Stefano Lilipaly sempat terganggu karena sedikit masalah pada punggung kakinya. Namun, cedera tersebut dipastikan sudah pulih 100% oleh Pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia Bima Sakti. Itu artinya skuat 'Garuda'--julukan Indonesia siap tempur dengan kekuatan penuh ketika menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup B Piala AFF 2018, Jumat (9/11). Pertandingan sendiri akan digelar di National Stadium Singapura.

"Lilipaly sudah mengikuti sesi latihan penuh. Semoga tidak ada lagi yang cedera sehingga kita bisa menurunkan pemain yang benar-benar fit untuk lawan Singapura," kata Bima seusai mendampingi timnya berlatih di Cikarang, Senin (5/11) pagi.

Pulihnya Lilipaly membuat Bima dapat menurunkan formasi terbaik dalam skema 4-2-3-1. Punggawa Bali United ini akan menjadi pendamping bagi satu penyerang tengah yang akan diisi pemain naturalisasi Alberto Goncalves.

Kehadiran Lilipaly juga akan semakin mempertajam daya serang Timnas Indonesia. Ia akan diplot sebagai penyerang bayangan dengan mengandalkan kecepatan dan penyelesaian akhir yang cukup baik. Strategi ini sudah dijajal di sejumlah laga persahabatan serta Asian Games 2018 Agustus lalu. Hasilnya pun tak buruk

Selain itu, Bima kembali menekankan taktik sepak bola menyerang dengan kombinasi sirkulasi bola dengan tempo tinggi dalam latihan Senin (5/11) pagi. Latihan simulasi lima lawan lima pun digelar agar intensitas operan dari kaki ke kaki dapat terjaga.

Di bawah asuhan Bima, Timnas Indonesia akan kembali memainkan atraktif dari kaki ke kaki. Evan Dimas dan Zulfiandi merupakan otak permainan untuk mengalirkan bola ke segala penjuru. Sementara serangan akan berpaku pada sisi sayap yang mana Timnas Indonesia memiliki sejumlah winger dengan kecepatan tinggi. Sebut saja Irfan Jaya, Febri Hariyadi, Riko Simajuntak, dan Andik Vermansyah.

"Kita sudah lihat bagaimana Singapura bermain, kita sudah tahu kelebihan dan kekurangan mereka. Saat ini yang paling penting ialah mempersiapkan mental. Saat bertahan harus kompak, harus ada komunikasi," imbuhnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya