Kans Besar City Kukuhkan Posisi

Nurul Fadillah
03/11/2018 16:15
Kans Besar City Kukuhkan Posisi
(AFP)

MANCHESTER City telah berhasil merebut kembali posisi puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris setelah sempat kesulitan di laga-laga awal musim. 

Skuat The Citizens menggusur Liverpool dan menguasai puncak klasemen setelah mengoleksi 26 poin hasil 8 kemenangan dan 2 laga sama dengan The Reds di posisi kedua yang hanya kalah selisih gol.

Pada laga lanjutan EPL 2018 melawan Southampton City, Minggu (4/11), City berpeluang mengukuhkan dominasi dari rival terdekat mereka tersebut. 

Dibandingkan City yang bersua dengan lawan yang lebih mudah, partai lanjutan The Reds akan lebih sulit karena berjumpa dengan Arsenal yang belum terkalahkan di 13 laga terakhir.

Karena itu, kans City untuk memperlebar jarak keunggulan atas The Reds menjadi lebih besar. Di atas kertas, City memiliki rekor kemenangan yang lebih tajam dibandingkan The Saints -julukan Southampton.

 

Baca juga: Bertahan lebih Lama di Manchester City

 

Punggawa The Citizens tercatat belum terkalahkan di empat pertemuan terakhir sejak EPL musim 2016 lalu, dengan torehan 3 kemenangan dan 1 imbang. Saat ini, skuat asuhan Pep Guardiola pun tengah berada di performa puncak setelah menyapu bersih empat kemenangan di semua kompetisi.

Sebaliknya, The Saints tampil buruk di kompetisi strata tertinggi Inggris tersebut. Sejak musim kompetisi di mulai pada Agustus lalu, The Saints hanya mampu meraih 1 kemenangan dan 4 imbang dalam 10 pertandingan.

Penampilan buruk The Saints menempatkan mereka di posisi 16 klasemen, dua tingkat mendekati zona degradasi dengan hanya menorehkan 7 poin. Meski di atas kertas, City lebih diunggulkan, namun Guardiola tak ingin meremehkan lawan mereka kali ini.

Pelatih asal Spanyol tersebut justru memprediksi timnya akan kesulitan melawan The Saints, meski bermain di hadapan publik Etihad yang menjadi rumah mereka. Guardiola berkaca pada pertemuan terakhir kedua tim pada musim lalu ketika Sergio Aguero dkk harus menghadapi perlawanan sengit mereka sebelum akhirnya menang tipis 2-1 di Etihad.

"Saya terkesan dengan kualitas yang mereka miliki di lini depan dan terutama di bagian tengah. Mereka memiliki pemain-pemain berbakat, mereka bermain sangat dalam dan mengandalkan kekuatan fisik," ujar Guardiola.

"Rasanya sangat sulit untuk mengalahkan mereka dan sangat rumit. Kami harus lebih tajam dan bergerak dengan baik dalam ruang-ruang sempir dan tak menderita banyak peluang melalui situasi bola mati yang menjadi keunggulan mereka," lanjutnya.

Tak hanya itu, Guardiola juga menilai rival mereka memiliki kebugaran fisik yang lebih baik karena waktu persiapan yang lebih panjang dibandingkan timnya. Eks Pelatih Barcelona tersebut menyadari performa timnya sedikit mengalami penurunan setelah memainkan tiga laga dalam satu pekan terakhir melawan Tottenham Hotspur di EPL dan Fulham di Piala Liga Inggris.

Bahkan, City diprediksi tampil tanpa Gelandang bintang, Kevin De Bruyne. Pemain kunci asal Belgia tersebut menderita cedera ligamen lutut setelah kemenangan City atas Fulham 2-0 pada Kamis (1/11) lalu. (Dailyecho/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya