Presiden Leicester City Dipastikan Meninggal Dunia

Satria Sakti Utama
29/10/2018 10:00
Presiden Leicester City Dipastikan Meninggal Dunia
(Adrian DENNIS/AFP)

SEPAK bola Inggris berduka setelah Presiden klub Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha telah dikonfirmasi meninggal dunia. 

Vichai menjadi salah satu dari lima korban meninggal tragedi jatuhnya helikopter di area stadion King Power Stadium--kandang Leicester-- seusai laga melawan West Ham United, Minggu (28/10) dini hari.

Seperti dikabarkan sebelumnya bahwa helikopter yang ditumpangi Vichai mengalami kerusakan mesin ketika bertolak dari King Power Stadium seusai pertandingan. Hal ini membuat helikopter hilang kendali dan jatuh di area parkir stadion.

"Dengan penyesalan mendalam dan berat hati kami mengonfirmasikan bahwa pimpinan kami, Vichai Srivaddhanaprabha, termasuk di antara mereka yang secara tragis kehilangan nyawanya pada Sabtu malam. Helikopter yang membawanya dan empat orang lain jatuh di luar King Power Stadium. Tak satu pun dari lima orang di dalam helikopter selamat," demikian rilis resmi Leicester City.

Tragedi tentu menjadi kehilangan besar bagi 'The Foxes', julukan Leicester. Pasalnya pengusaha asal Thailand ini mampu mengangkat performa tim dan memberikan prestasi yang membanggakan. 

Vichai mengakusisi Leicester City pada 2010 dan empat tahun kemudian klubnya akhirnya promosi ke Liga Primer Inggris. Pada 2016 menjadi puncak keberhasilan Vichai sebagai presiden klub setelah Leicester City secara tak terduga menjuarai Liga Primer Inggris.

Kesedihan mendalam turut dirasakan kapten sekaligus kiper Leicester City Kasper Schmeichel. Apalagi pesepak bola Denmark ini menjadi salah satu saksi kecelakaan tersebut.

"Saya tidak dapat percaya dengan apa yang saya lihat semalam. Saya teramat sedih. Ini bukanlah hal nyata! Sulit untuk menggambarkan betapa berartinya anda di klub dan kota ini," kata Schmeichel dalam tulisannya di akun media sosial pribadinya.

"Anda menyentuh seluruh orang, tanpa melihat siapa pun dia. Anda selalu punya waktu untuk mereka. Saya selalu menganggap anda sebagai pemimpin, ayah, dan sebagai seorang laki-laki sejati. Anda merubah sepak bola. Anda memberikan harapan dari mustahil menjadi mungkin, tidak hanya bagi pendukung kami, tapi seluruh dunia," imbuhnya.

Di akhir kata, Schmeichel pun menyampaikan duka dan kehilangan yang mendalam. "Saya merasa terhormat telah menjadi bagian kecil hidup anda," tutupnya. (Goal/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya