Reuni Mou di Stamford Bridge Berakhir Dramatis

Satria Sakti Utama
20/10/2018 21:35
Reuni Mou di Stamford Bridge Berakhir Dramatis
( (Photo by Glyn KIRK / AFP))

HARAPAN Jose Mourinho untuk merebut kemenangan perdana di Stamford Bridge--markas Chelsea--sejak menangani Manchester United 2016 lalu akhirnya pupus secara dramatis pada laga yang digelar pada Sabtu (20/10) malam.

Sempat unggul, Mou harus menerima fakta diimbangi Chelsea akibat gol telat Ross Barkley di masa perpanjangan waktu dengan skor 2-2.

Manchester United memiliki determinasi tinggi untuk melanjutkan tren positif kontra Newcastle United pada pekan lalu. Namun, 'The Blues'--julukan Chelsea--sedang dalam tren terbaik karena menyimpan rekor tak pernah terkalahkan sejak Liga Primer Inggris dimulai Agustus lalu.

Hal ini membuat prediksi banyak menjagokan Chelsea akan keluar sebagai pemenangnya. Perkiraan tersebut seakan menjadi kenyataan ketika bek Antonio Rudiger membuat Chelsea unggul lebih awal di menit ke-21.

Akan tetapi, dibabak kedua 'Dewi Fortuna' seperti mengalihkan arah angin. Manchester United sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1. Penyerang Prancis Anthony Martial memborong dua gol tersebut pada menit ke-55 dan ke-73.

Kemenangan dan iming-iming tiga poin sudah di depan mata sebelum Barkley membuyarkannya. Mantan gelandang Everton ini mencetak gol di menit 90+6 memanfaatkan bola liar di depan gawang David De Gea sekaligus menggagalkan pesta 'Setan Merah'--julukan United--di London Barat.

Mou yang dimintai komentar terkait hasil laga menyebut bahwa timnya jauh lebih pantas untuk keluar sebagai pemenang. Hasil ini pun dinilai sangat buruk.

"Jika Anda berkata sebelum pertandingan bahwa satu poin di Stamford Bridge merupakan hasil yang baik. Tapi setelahnya, ini merupakan hasil yang buruk bagi karni dan sangat fenomenal untuk mereka," kata arsitek asal Portugal ini.

Mou pun tidak lupa mengkritisi wasit Michael Dean yang memberikan tambahan waktu enam menit dalam laga ini.

"Saya tidak tahu tambahan waktu itu datang dari mana. Kami mencoba mempertahankan permainan kami, tapi ini lah sepak bola," imbuhnya.

Di lain pihak, Rudiger menyebut hasil seri cukup adil untuk kedua tim.

"Pada akhirnya kami berjabat tangan. Setidaknya semua tenang sekarang dan semua orang dapat pulang," tutur bek Jerman ini. (Guardian/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya