Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Manchester United Jose Mourinho menghabiskan lima tahun karirnya sebagai pelatih bersama Chelsea dalam dua kali periode kedatangan. Tak ayal Stamford Bridge--markas Chelsea-- merupakan tempat yang sangat dikenali arsitek berkebangsaan Portugal ini. Bahkan kehadiran Mou selalu dinanti di stadion berkapasitas 41 ribu tempat duduk ini.
Akan tetapi, sambutan pendukung Chelsea tidak serta merta karena sosok Mou saja. Melainkan, rekor buruk Mou dan tim besutannya Manchester United jika harus bertandang ke Stamford Bridge. Sejak memimpin 'Setan Merah'--julukan United-- pada musim panas 2016 lalu, Mou selalu menelan kekalahan dalam tiga laga tandang ke markas Chelsea tersebut.
Catatan ini tak menguntungkan Mou yang akan mengunjungi Stamford Bridge dalam pekan kesembilan Liga Primer Inggris pada Sabtu (20/10) malam. Mantan pelatih Real Madrid ini sedang disorot karena performa Manchester United yang dinilai jauh dari kata memuaskan.
Manchester United saat ini tercecer di barisan tim medioker Liga Primer Inggris karena hanya mampu mengoleksi 13 angka dari delapan laga. Mereka tertinggal tujuh poin dari rival sekota Manchester City yang berada di puncak klasemen.
"Saya merasa orang-orang di Liverpool atau Manchester City melihat kami dan tertawa seperti yang kami lakukan beberapa tahun lalu. Jika anda melewati batas, mereka melakukan hal yang benar. Saya melihat setiap pemain yang masuk ke dalam tim merasa kesusahan," kritik mantan gelandang Manchester United Paul Scholes.
Satu-satunya modal yang dikantongi pasukan David De Gea dkk dalam kunjungan ke London Utara ialah kemenangan 3-2 atas Newcastle United di awal Oktober lalu. Kemenangan itu bak oase di padang gurun setelah meraih hasil negatif di empat pertandingan sebelumnya.
"Stamford Bridge merupakan tempat yang sangat sulit. Namun, kami harus tetap mencoba melalui setiap menit dengan luar biasa seperti saat melawan Newcastle," tutur Juan Mata, gelandang Manchester United.
Harapan Mata seperti terlihat mustahil karena Chelsea sedang dalam penampilan puncak sejak dilatih Maurizio Sarri musim ini. Tangan dingin allenatore
Italia ini memberikan warna permainan baru bagi 'The Blues', julukan Chelsea.
Chelsea belum mencicipi kekalahan di Liga Primer Inggris dan saat ini memimpin klasemen bersama Manchester City dan Liverpool. Tentu salah satu faktor penunjungnya ialah penampilan apik Eden Hazard. Bintang Timnas Belgia ini telah mencatatkan tujuh gol di kompetisi Liga Primer Inggrs sekaligus memimpin daftar pencetak gol terbanyak.
"Hazard merupakan pemain yang luar biasa dan saya tidak berpikir dirinya tahu seberapa besar ia dapat meningkat. Saya mengatakan ia dapat mencapai untuk bersaing dalam lingkup tiga atau empat pemain terbaik dunia," ujar Sarri. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved