Skuat Garuda Enggan Main Bertahan

Nurul Fadillah
15/10/2018 19:58
Skuat Garuda Enggan Main Bertahan
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

TIM Nasional Indonesia akan menghadapi laga uji coba melawan Hong Kong di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat pada Selasa (16/10) sore. Laga ini merupakan uji coba terakhir skuat Garuda sebelum menghadapi pertarungan sebenarnya di Piala AFF 2018 yang akan dimulai pada 9 November mendatang.

Karena itu, skuat Garuda pun bertekad mencuri poin penuh sebagai modal untuk menghadapi Singapura, Timor Leste, Thailand, dan juga Filipina bulan depan. Pelatih interim timnas Indonesia, Bima Sakti mengatakan, dirinya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi perlawanan Hong Kong.

Bima menyadari lawan mereka kali ini merupakan tim yang tangguh sehingga skuat Garuda pantang lengah dan harus konsentrasi penuh. Bima pun telah menyusun strategi jitu untuk menghadapi perlawanan mereka.

Salah satunya adalah tampil menyerang.

"Kita melihat Hong Kong merupakan tim bagus dan memiliki pemain bagus dengan postur tubuh tinggi. Kami tidak mau bermain bertahan, tetapi tadi kami hanya mau mengulas lagi permainan dari transisi menyerang ke bertahan dan sebaliknya karena itu menjadi andalan kita," ujar Bima saat konferensi pers pra pertandingan di Cikarang kemarin.

"Meskipun ada opsi-opsi lain juga, dari segi menyerang juga, bagaimana kita memanfaatkan pemain-pemain yang ada. Yang pasti kami punya kombinasi yang ada dan kita sudah sering terapkan pada pemain saat latihan," tambahnya.

Dalam menjamu Hong Kong, Bima telah menambah amunisi baru dalam timnya. Gelandang Andik Vermansyah didatangkan langsung dari klub Malaysia, Kedah FA untuk memperkuat tim Merah Putih.

Andik hadir untuk menggantikan Esteban Vizcarra yang dipulangkan ke Sriwijaya FC.Bahkan, ia sudah bergabung bersama skuat Garuda sejak kemarin.

"Kita juga ada beberapa perubahan dengan cederanya Rezaldi Hehanusa dan memanggil Abduh Lestaluhu, sesuai kebutuhan tim kita juga memanggil Andik. Kemungkinan besar dia bermain tetapi tergantung situasi di dalam pertandingan nanti, yang pasti semua pemain harus siap," lanjutnya.

Skuat Garuda sejatinya telah mengantungi modal positif menjelang laga kontra Hong Kong. Tim Merah Putih belum terkalahkan di dua laga uji coba terakhir melawan Mauritius 1-0 pada September lalu dan Myanmar 3-0 pada 10 Oktober lalu.

Sebaliknya, skuat Gung-Ho -julukan timnas Hong Kong- justru belum memetik kemenangan sekali pun di dua laga terakhir mereka sejak terakhir kali menang 2-0 melawan Guangdong pada awal tahun ini.

Terakhir, skuat asuhan Gary John White kalah 0-2 dari Korea Utara dan 0-1 dari Thailand. Indonesia pun mempunyai catatan apik kala bersua dengan Gung-Ho.

Mereka pernah berjumpa sekali saat laga persahabatan era 2007 silam. Kala itu, skuat Garuda menang telak 3-0 dari Hong Kong.

Meski demikian, hal ini tak membuat skuat Garuda besar kepala. Bima tetap menginginkan timnya waspada terhadap Gung-Ho.

Tak hanya skuat Garuda, timnas Hong Kong pun datang ke Wibawa Mukti dengan membawa misi kemenangan. Arsitek tim, Gary White membutuhkan hal itu demi mengembalikan kepercayaan para suporter Hong Kong terhadapnya yang sempat luntur akibat hanya memetik sekali kemenangan di lima laga terakhir,

Meskipun bermain di kandang Garuda, White tetap optimis timnya tampil maksimal.

"Kami sangat antusias menyambut pertandingan melawan Indonesia. Indonesia mendapat hasil yang bagus melawan Myanmar dan saya yakin laga ini akan bagus dan kompetitif," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya