FA Selidiki Dugaan Korupsi Penjualan Wembley

Basuki Eka Purnama
10/10/2018 10:30
FA Selidiki Dugaan Korupsi Penjualan Wembley
(wikipedia)

ASOSIASI Sepak Bola Inggris (FA) mengonfirmasi tengah melakukan penyelidikan atas dugaan korupsi sistematis terkait rencana penjualan Stadion Wembley kepada pemilik Fulham Shahid Khan.

Craig Kline, mantan asisten direktur sepak bola Fulham, menggunakan serangkaian cicitan untuk meminta FA menghentikan penjualan tersebut.

Kline, teman kuliah anak Khan, Tony, dipecat Fulham pada tahun lalu ketika hubungannya dengan seorang pejabat senior lainnya terungkap.

Namun, kini, Kline merilis tiga cicitan yang mengatakan dirinya dan Tony Khan memiliki bukti adanya penipuan dan eksploitasi anak-anak di Fulham.

Cicitan pertama yang dirilis pada Senin (8/10) lewat akun @CRK1006 berbunyi, "Komisi FA (polisi, anggota parlemen, regulator, dan media), saya memiliki bukti kunci adanya korupsi sistemik terkait voting penjualan Wembley. Silahkan menghubungi saya untuk mendapatkannya."

Komisi FA dijadwalkan bertemu pada Kamis (11/10) untuk membahas tawaran sebesar 600 juta pound sterling dari Shahid Khan untuk membeli Wembley.

Dalam sebuah pernyataan resmi, seorang juru bicara FA mengatakan, "Kami telah menghubungi Craig Kline yang telah membuat serangkaian tudingan terhadap Fulham FC. Kami, saat ini, tengah menyelidiki tudingan-tudingan itu."

Shahid Khan membantah tuduhan itu lewat sebuah pernyataan resmi.

"Tudingan itu adalah omong kosong yang sama yang dilontarkan seorang mantan karyawan yang telah meninggalkan klub pada 2017. Tidak ada yang perlu ditanggapi dalam tudingan itu," ungkapnya. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya