Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENDULANG poin per poin amatlah krusial pada persaingan Grup B Liga Champions yang dilabeli grup neraka. Beban itulah yang dihadapi Tottenham Hotspur meski rivalitas baru memasuki laga kedua.
Mereka dituntut memanfaatkan faktor laga kandang di Stadion Wembley, London, dini hari nanti, untuk meraih angka seusai menelan kekalahan 1-2 dari Inter Milan di partai pertama. Masalahnya lawan yang akan dihadapi Spurs ialah raksasa Spanyol, Barcelona.
Kekalahan akan menyulitkan jalan Tottenham ke babak 16 besar, apalagi mereka masih harus melawat ke Camp Nou, menghadapi PSV Eindhoven, dan menjamu Inter Milan di laga-laga berikutnya. Akan tetapi, manajer Mauricio Pochettino memiliki motivasi berlipat untuk mengalahkan Blaugrana, julukan Barca.
Pochettino mengaku sebagai pendukung Espanyol yang merupakan rival sekota Barcelona. Dia menghabiskan waktunya selama lima tahun untuk membela klub berjuluk Periquitos itu, baik sebagai pemain maupun pelatih.
"Saya merupakan pendukung Espanyol, tentu bermain melawan Barcelona menimbulkan motivasi yang sangat besar. Saya menghormati Barcelona, tapi saya memiliki jalan yang berbeda," kata pelatih asal Argentina tersebut.
Barcelona sedang dirundung hasil negatif belakangan ini. Lionel Messi dan kawan-kawan gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk saat ditahan imbang Athletic Bilbao di La Liga Spanyol, pekan lalu. Situasi itu tentu menjadi momentum bagi Tottenham Hotspur untuk menambah luka sang calon lawan.
Meski begitu, Tottenham wajib mewaspadai potensi ancaman yang ada dalam diri Messi, meski sang maestro minim gol dalam dua laga sebelumnya. Namun, bek Tottenham Danny Rose menyebut Messi bukan satu-satunya fokus yang harus diperhatikan.
"Pelatih meminta kami tak gentar melawan Messi dan kami yakin bisa menang asal bermain sesuai instruksi. Jika bermain secara kolektif, kami bisa menghentikan, tidak hanya Messi, tapi juga Barcelona," ucap bek kiri asal Inggris itu.
Ambisi Messi
Di lain pihak, La Pulga--sapaan Messi--berharap timnya segera menemukan ramuan untuk bangkit dari beberapa hasil minor terakhir. Messi menyebut timnya harus berbenah di semua area, jika ingin menuai banyak prestasi musim ini.
"Kami harus terus berjalan dan melihat ke depan untuk laga hari Kamis ketika kami menjalani laga yang sulit. Kami harus meningkat di banyak area. Kami tak bisa mudah kebobolan," kata Messi.
Messi punya memori apik di Wembley ketika pada 2011 menjuarai Liga Champions dengan menghajar Manchester United 3-1 di partai final. Dia pun optimistis bisa kembali mengulang kegemilangan itu di musim ini. ''Inilah waktunya untuk (kembali) memenangi Liga Champions.''
Entrenador Barcelona, Ernesto Valverde, pun akan menjalankan misi kebangkitan dengan upaya menurunkan skuat terbaiknya. Satu-satunya pemain inti yang absen ialah bek tengah Samuel Umtiti karena sanksi kartu merah. Ia akan digantikan kompatriotnya, Clement Lenglet. (Sat/AFP/Marca/UEFA/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved