PSSI Diminta Konsisten Beri Sanksi Menjerakan

Satria Sakti Utama
02/10/2018 22:35
PSSI Diminta Konsisten Beri Sanksi Menjerakan
(ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

HUKUMAN berat yang diberikan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk kekerasaan antar suporter yang membuat Haringga Sirla meninggal dunia dinilai telah menjerakan. Hal ini disampaikan oleh pengamat olahraga Tommy Apriyantono saat dihubungi, Selasa (2/10).

"Kalau saya sudah cukup bagus karena semua aspek kena hingga ke pemain juga. Saat pertandingan bahkan banyak dari pemain asing melakukan provokasi. Perilaku pemain asing yang seharusnya menjadi panutan," kata Tommy.

Komdis PSSI menjerat Persib dengan larangan menggelar laga kandang tanpa penonton hingga tengah musim Liga 1 2019. Untuk suporter yang berafiliasi dengan Persib, Komdis juga memberikan sanksi berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan tim kesayangannya baik tandang maupun kandang sampai pada setengah musim kompetisi 2019.

Sementara itu, panitia pelaksana (Panpel) Persib Bandung juga tak luput dari sanksi. Komdis PSSI menghukum ketua panpel dan petugas keamanan dilarang ikut kepanitian Persib Bandung selama dua tahun. Panpel Persib Bandung juga didenda sebesar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah). Adapun tambahan lain ialah hukuman kepada individu-individu pemain dan tim kepelatihan Persib Bandung berkaca pada laga kontra Persija Jakarta.

"Jika PSSI berani saya pikir semua suporter di Indonesia akan takut. Tinggal seberapa jauh untuk konsistensinya karena potensi hal sama terjadi masih ada. Saat Arema lawan Persebaya bahkan hingga pertandingan Liga 3 juga," imbuhnya.

Di lain pihak, pengamat kebijakan olahraga Amal Ganesha berharap ada perbaikan di sistem kompetisi nasional. "Sanksi sebenarnya tidak akan mengubah banyak, jika kebijakan yang sifatnya preventif tidak dilakukan. Kemenpora, BOPI, dan PSSI setelah ini harus duduk bareng untuk merumuskan solusi di ranah kebijakan, semisal penguatan di club lisensing

," ujarnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya