WEMBLEY merupakan panggung yang pas bagi Harry Kane untuk menjalani debut di tim nasional Inggris. Dini hari nanti, ia bakal menjadi pemain paling disorot ketika the Three Lions menjamu Lithuania di laga kualifikasi Euro 2016 Grup E.
Seluruh tiket, kurang lebih 90 ribu lembar, yang dijual untuk laga itu pun sudah habis. Tak pelak, pertandingan perdana Kane itu dicap sebagai debut paling dinanti setelah hal yang sama dialami Wayne Rooney, 12 tahun lalu.
Kane menjadi properti sepak bola Inggris paling berharga di Liga Primer saat ini. Meski tidak dikelilingi pengumpan kelas wahid seperti yang dimiliki Chelsea, striker Tottenham Hotspur itu sudah menjaringkan 29 bola, 19 di antaranya di Liga Primer atau setara dengan striker the Blues, Diego Costa.
Tim 'Tiga Singa' memang menjaga rekor kemenangan 100% di kualifikasi sehingga memimpin sementara Grup E. Namun, penampilan mereka kerap dinilai belum meyakinkan, sehingga kehadiran pemain berusia 21 tahun itu diharapkan kembali menghadirkan asa setelah babak belur di Piala Dunia lalu.
Dalam kertas coret-coretan yang bocor ke sejumlah media Inggris, pelatih Roy Hodgson sudah siap menduetkannya dengan Rooney. Apalagi, sang juru taktik tak bisa memainkan Daniel Sturridge karena tengah berkutat dengan cedera.
Meskipun demikian, Hodgson membantah bahwa posisi Kane di starting line up sudah terjamin. Jika pun tidak diturunkan di partai resmi itu, masih ada laga uji coba krusial lain kontra Italia, tengah pekan mendatang. "Saya tidak ingin mengecapnya sebagai pemain paling bagus saat ini karena kariernya masih panjang, tapi saya yakin jika dia main di laga ini, dia tidak akan mengecewakan siapa pun," kata Hodgson.
Di atas kertas, Lithuania bukanlah tandingan Inggris mengingat rangking mereka hanya berada di 100 besar dunia. Akan tetapi, skuat Igor Pankratjevas itu sudah mengumpulkan enam poin dari empat laga kualifikasi, hasil dari menang di dua partai awal.
Bek kiri Vytautas Andriuskevicius pun tak ingin muluk-muluk dengan menargetkan poin dari Wembley. Ia hanya ingin timnya bermain terbaik dan tidak kalah dengan skor mencolok. "Kami tidak masuk lapangan dan ingin menekan mereka untuk menang. Jika melihat materi pemain, jelas terlihat perbedaan skuat kami dengan mereka," ujarnya.
Wajah baru Di Grup C, Spanyol akan berjibaku dengan Ukraina demi membuka peluang menyalip Slovakia di puncak klasemen sementara. La Furia Roja juga tak boleh tersandung karena kini mereka memiliki poin sama dengan Ukraina dan hanya menang selisih gol.
Di laga krusial itu, arsitek Spanyol Vicente del Bosque memilih untuk lebih banyak menggunakan jasa muka-muka baru. Striker Malaga Juanmi dan gelandang Sevilla Vitolo berpeluang besar bermain sejak awal setelah tidak dipanggilnya sejumlah pemain reguler.
Pemain tengah yang menjadi pahlawan kemenangan Manchester United di partai kontra Liverpool lalu, Juan Mata, bakal absen. Begitu pula duo Chelsea, yaitu bek Cesar Azpilicueta dan penyerang Diego Costa.
Del Bosque menyatakan pemain-pemain yang tidak dibawanya kali ini murni karena ia ingin mencoba jasa baru. Meskipun demikian, ia menolak untuk dikatakan terlalu berjudi dengan pilihannya tersebut. "Tidak ada pemain istimewa yang dijamin masuk tim, semua harus berkompetisi untuk mengisi pos yang tersedia." (AFP/AP/R-1)