Garuda Asia Siapkan Berbagai Antisipasi

Nurul Fadillah
29/9/2018 20:02
Garuda Asia Siapkan Berbagai Antisipasi
()

TIM nasional U-16 Indonesia tak ingin lengah dalam menghadapi Australia di babak perempat final Piala AFC U-16 2018 yang berlangsung pada Senin (1/10) . Pasalnya, ini merupakan laga penentuan siapa tim yang akan menjadi calon kontestan di Piala Dunia U-17 yang akan berlangsung tahun depan di Peru.

Hanya tim yang melangkah ke semifinal yang bisa bersaing di tingkat dunia. Karena itu, skuat Garuda ASia tak ingin menyia-nyiakan kesempatan mereka kali ini untuk merengkuh tiket tersebut dari tangan tim asal Negeri Kangguru.

Arsitek Garuda Asia, Fakhri Husaini mengaku telah mengenal dengan baik permainan tim Australia. Menurutnya, mereka merupakan tim yang kuat dari segi fisik maupun teknik.

Fakhri pun telah mempersiapkan berbagai kemungkinan antisipasi untuk mengatasi perlawanan tim rival.

"Kami sudah menyiapkan segala kemungkinan mengenai calon lawan termasuk melawan Australia. Mereka ini tim yang bagus, fisik mereka tidak bisa diragulan lagi, apalagi teknik," ujar Fakhri.

Australia mengawali perjalanan di turnamen kali ini dengan hasil yang buruk. Mereka dibantai habis 0-3 oleh Korea Selatan.

Meski demikian, Australia tidak menyerah dan mampu bangkit pada laga kontra Irak yang mereka menangkan dengan skor 2-1 sebelum mengalahkan Afghanistan 4-0 di laga terakhir. Tim Negeri kangguru lolos ke babak perempat final dengan status runner up Grup D dengan mengantungi 6 poin selisih tiga angka dari Korea Selatan di puncak klasemen.

Dibandingkan Australia, Garuda Asia melangkah ke babak perempat final dengan status juara grup. 1 kemenangan dan 2 imbang mengantarkan Garuda Asia ke puncak klasemen dengan mengantungi 5 poin.

Sayangnya, Indonesia memiliki sejarah pertemuan yang buruk melawan Australia. Saat berjumpa di Paial AFF pada 2017 lalu di CHonburi, Thailand, Garuda Asia kalah telak 3-7 dari Australia.

Karena itu, Fakhri menekankan timnya untuk tetap konsentrasi dalam menghadapi pemain Australia. Satu diantaranya adalah penyerang utama Noah Botic.

"Tapi, Bagus Al Kahfi mencetak tiga gol di sana, dan tampaknya penyerang mereka masih sama, mungkin kami harus waspada terhadapnya dan pemain lain juga. Tapi, mungkin saat ini mereka sudah banyak berubah karena di sepak bola itu kan tidak melulu bicara statistik dan hitung-hitungan matematika, di sepak bola apa saja bisa terjadi," lanjutnya.

Pernyataan Fakhri diamini oleh Gelandang Timnas U-16, Rendy Juliansyah. Rendy mengatakan, dirinya dan pemain lain sepakat untuk konsentrasi penuh pada pertandingan tersebut.

"Saya dan teman-teman sepakat untuk konsentrasi penuh pada pertandingan berikutnya. Kami akan mencoba mencuri kemenangan nanti," tandasnya.

Tingkatkan Permainan

Di sisi lain, Pelatih Kepala Australia, Trevor Morgan menegaskan, timnya akan meningkatkan performa pada laga kontra Garuda Asia. Menurut Morgan, tim asuhan Fakhri tersebut pantang diremehkan.

"Indonesia merupakan tim yang terstruktur dengan baik, mempunyai dukungan besar dari suporter dan memainkan sepak bola yang baik. Kami akan meningkatkan permainan kami di pertandingan kali ini," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya