Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JULEN Lopetegui boleh saja mempunyai rekor mentereng saat menukangi tim nasional Spanyol. Hal yang membuat dia direkrut Real Madrid.
Namun, menukangi timnas tentu berbeda dengan klub. Hal tersebut mestinya disadari betul oleh Lopetegui. Setelah tim besutannya tidak terkalahkan di enam laga, Real Madrid akhirnya tersandung. Tidak tanggung-tanggung, raksasa Spanyol itu digulung Sevilla 0-3.
Los Blancos pun limbung. Kini ujian berat lain sudah menanti Lopetegui. Mereka akan menjamu rival sekota yang dalam beberapa tahun kerap merepotkan, yakni Atletico Madrid, di Santiago Bernabeu, dini hari nanti.
Tidak mudah memang. Hal itu pun tidak dimungkiri Lopetegui. Atletico disebutnya sering kali menjadi batu sandungan bagi Madrid.
Hal itu berkaca dari lima laga terakhir. Los Colchoneros julukan Atletico mampu mengungguli saudara tuanya tersebut dengan dua kemenangan dan dua kali seri.
Duel terakhir, Atletico sukses menang 4-2 dalam ajang Piala Super Eropa pertengahan Agustus lalu. Selain itu, tim asuhan Diego Simeone dalam kondisi yang cukup baik setelah meraih hasil sempurna dalam tiga pertandingan terakhir.
“Di kompetisi ini, hal seperti ini bisa terjadi. Namun, kami harus bangkit dan menyiapkan tim untuk pertandingan dengan intensitas yang maksimal,” kata Lopetegui.
Di sisi lain, Simeona mengaku tidak mau terjebak dengan angka-angka dan prediksi. Menurutnya, Madrid adalah Madrid. Mereka punya banyak pemain berkualitas yang bisa mengubah segalanya.
“Kami hanya akan mencoba mempertahankan level energi kami di jalan terbaik untuk menghadapi pertandingan nanti,” tegas arsitek asal Argentina itu.
Untuk sementara ini, Atletico berada di posisi ketiga dengan nilai 11, atau defisit dua angka dari sang tetangga dan Barcelona yang ada posisi dua teratas. Itu sebabnya, tambahan tiga poin akan membuat mereka untuk sementara bisa menyalip sang rival sekota.
Kembali ke bumi
Dari Liga Inggris, Liverpool dipaksa kembali ke menginjak bumi. Kekalahan 1-2 dari Chelsea pada babak ketiga Piala Liga tengah pekan lalu membuat ‘si Merah’ seperti terbangun dari mimpi indahnya.
Skuat asuhan Juergen Klopp itu pun kembali harus berbenah. Pasalnya, mereka harus menghadapi lawan yang sama besok. Bedanya, kali ini mereka berjibaku di ajang Liga Primer Inggris. Tantangan akan lebih sulit karena akan bermain di Stamford Bridge, markas Chelsea.
“Suatu kekecewaan tentunya, tapi kami tidak punya banyak waktu untuk mengeluh. Saya tidak berpikir Anda dapat menyiapkan hal lebih baik untuk menghadapi lawan yang sama tiga hari lalu. Kami hanya perlu belajar dari kesalahan dan melakukan lebih baik,” kata kiper Liverpool Simon Mignolet.
Di sisi lain, asisten pelatih Chelsea Gianfranco Zola menyebut kemenangan di Piala Liga tidak menjamin mereka akan kembali sukses. Mereka hanya perlu memanfaatkan momentum itu untuk mengudeta Liverpool dari posisi puncak klasemen.
“Sejujurnya saya tidak yakin itu akan memberikan dampak yang besar. Tentu kami senang dan akan menghadapi laga di hari Sabtu dengan perasaan yang baik, tapi laga ini akan berbeda,” jelas Zola.
Dari Seri A Italia, pertarungan penuh intrik dan sengit dipastikan akan terjadi di Turin, malam ini. Pasalnya, dua tim terbaik di ‘Negeri Piza’ saat ini, yakni Juventus dan Napoli akan berduel. (AFP/Marca/Football Italia/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved