Garuda Nusantara masih Butuh Jam Terbang

(Goal/Mln/R-1)
26/9/2018 22:30
Garuda Nusantara masih Butuh Jam Terbang
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

PERFORMA tim nasional Indonesia U-19 masih jauh dari harapan. Itu bisa dilihat dari hasil PSSI 88th U-19 International Tournament 2018.

Dari dua kali laga, skuat ‘Garuda Nusantara’ tidak sekalipun memetik kemenangan. Tim besutan Indra Sjafri itu hanya menuai sekali hasil imbang dan sekali kalah. Pada laga pertama, Witan Sulaeman dan kawan-kawan bermain imbang 2-2 dengan Thailand, sedangkan di laga kedua mereka dihajar Tiongkok 0-3.

Indra Sjafri tidak memungkiri permainan timnya belum mencapai level yang memuaskan. Mereka juga masih memerlukan banyak pembenahan.

Menurut Indra, kelemahan utama timnya ialah kurangnya jam terbang para pemain. Itu sebabnya dalam turnamen segitiga tersebut, dia sengaja mengubah-ubah komposisi pemain.

Misalnya, ketika melawan Tiongkok, ia memainkan tiga striker, yakni Rafli Mursalim, Hanis Saghara, dan Aulia Hidayat. “Kita masih perlu uji coba lagi sebelum Piala Asia dimulai pada Oktober mendatang.”

“Pasti kami akan mencari yang terbaik di depan siapa saja. Kami akan mencoba di uji coba yang ketiga, dan nanti kami akan coba di uji coba lokal, tapi kami sudah melihat gambaran dengan formasi berbeda dengan pemain yang berbeda,” katanya Indra.

“Makanya dalam uji coba tiga yang terakhir itu kami meminta PSSI untuk mendatangkan satu tim dari Asia Tenggara (Thailand) dan Asia Timur (Tiongkok), dan nanti satu lagi dengan Arab Saudi pada 9 Oktober mendatang. Memang kami ingin melawan tim dengan postur tinggi. Semoga uji coba itu menjadi pembelajaran.”

Pada Piala Asia nanti, Indonesia memang akan menghadapi tim-tim kuat, yakni Uni Emirat Arab, Qatar, dan Taiwan.  Menurut Indra, minimnya jam terbang para pemain itu bisa dilihat saat mereka gagal mengantisipasi bola-bola mati.

“Saat melawan Tiongkok, kami gagal mengantisipasi bola-bola set-piece. Para pemain juga sering kehilangan bola. Yang pasti itu menjadi evaluasi, terutama para pemain yang baru dicoba.”

Soal kompetisi Liga 1 yang dihentikan akibat tewasnya salah satu suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Indra mengaku tidak mau berkomentar. Namun, yang pasti timnya akan tetap berlatih dan bersiap seperti biasanya. (Goal/Mln/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya