Lampard Bangga Bisa Kalahkan Manchester United

Satria Sakti Utama
26/9/2018 13:00
Lampard Bangga Bisa Kalahkan Manchester United
Pelatih Derby County Frank Lampard (kanan) berbicara dengan Pelatih Manchester United Jose Mourinho( AFP/Paul ELLIS )

MANAJER Manchester United Jose Mourinho harus menerima kenyataan timnya didepak klub kasta kedua Liga Inggris Derby County dalam ajang Piala Liga Inggris, Rabu (26/9) dini hari.

Pertandingan berakhir melalui drama adu penalti setelah waktu normal berakhir dengan skor 2-2. Tujuh penendang dari kedua tim secara bergantian sukses menjalankan tugasnya. Namun, di eksekutor kedelapan, bek United Phil Jones gagal menyarangkan bola ke gawang. Skor adu penalti 7-8 pun menjadi hasil akhir kemenangan Derby County.

Hasil ini tentu suatu kejutan besar mengingat status 'Setan Merah'--julukan United-- sebagai tim unggulan. Apalagi laga digelar di Old Trafford. Tidak hanya sampai di situ, Mou--sapaan Mourinho-- harus menerima kenyataan ditaklukan mantan anak didiknya, Frank Lampard.

Lampard merasakan tangan dingin Mou ketika pelatih asal Portugal ini menukangi Chelsea pada periode 2004-2007 silam. Kerja sama keduanya menelurkan lima trofi, dua di antaranya gelar Liga Primer Inggris pada musim 2004/2005 dan 2005/2006.

Reuni singkat terjadi saat Mou kembali merapat ke Stamford Bridge pada 2013. Lampard hanya semusim bertahan pada periode kedua Mou sebelum memutuskan hijrah ke Manchester City.

"Datang ke Old Trafford, pergi melawan Jose Mourinho dan pemain kelas dunia yang memainkan cara bermainnya, perasaannya sungguh takjub. Saya sedikit terkejut melihat tim bermain. Kami kehilangan kesempatan, kemudian kami terus maju," kata Lampard.

'The Rams'--julukan Derby-- diakui Mou tampil lebih baik di babak kedua, terlebih seusai kiper United Sergio Romero diusir wasit di menit ke-67. Romero melakukan handball di luar kotak penalti sehingga wasit Stuart Attwell langsung mengusirnya.

Juan Mata membawa United unggul cepat di awal laga sebelum skor kembali imbang di menit ke-59 berkat tendangan bebas menawan Harry Wilson.

Derby sempat berada di atas angin karena mampu unggul ketika laga menyisakan waktu lima menit. Pemain pengganti Jack Marriott merobek gawang kiper ketiga United Lee Grant setelah terbebas dari perangkap offside.

Di waktu kritis, tepatnya di menit 90+5, Marouane Fellaini secara dramatis menyamakan skor. Namun, keberuntungan United terhenti di babak adu penalti dan akhirnya terhenti di babak ketiga Piala Liga Inggris.

"Kami seharusnya mampu, tapi kami tidak mematikan harapan tim lawan di babak pertama. Tapi yang pasti lawan lebih baik dari kami pada babak kedua," ujar mantan pelatih Real Madrid ini.

Perihal kegagalan Jones, Mou pun mengaku telah memprediksinya.

"Sulit bagi kami setelah kartu merah itu terjadi. Pada babak penalti ketika mencapai penendang keenam dan ketujuh, saya tahu kami akan menemui masalah dengan (Phil) Jones and Eric (Bailly) dan itu terjadi," sambungnya. (BBC/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya