Langkah Awal Menuju Pentas Dunia

Nurul Fadillah
21/9/2018 04:15
Langkah Awal Menuju Pentas Dunia
( ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

IMPIAN tim nasional U-16  Indonesia untuk mengikuti Piala Dunia U-17 akan dimulai pada hari ini. Skuat ‘Garuda Asia’ akan melakoni laga perdana di Grup C Piala Asia U-16 2018 melawan Iran di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Itu langkah awal mereka untuk merebut tiket ke Piala Dunia.

Karena itu, ‘Garuda Asia’ harus mencapai babak semifinal agar bisa berlaga di level dunia untuk yang pertama kalinya bagi Indonesia. Selain menghadapi Iran, Bagus Kahfi dan kawan-kawan juga harus berjumpa dengan tim yang tidak kalah berpengalaman, yakni India dan Vietnam.

Laga melawan Iran tentu menjadi laga penentu bagi skuat asuhan Fakhri Husaini tersebut. Pasalnya, menurut Fakhri, kemenangan melawan Iran akan menentukan performa anak-anak asuhnya di laga selanjutnya.

Fakhri menegaskan timnya sudah siap tempur. Menurut dia, persiapan lebih awal yang mereka lakukan sejak tiba di Malaysia pada 29 Agustus lalu cukup mempersolid kekom-pakan tim.

“Kondisi pemain kami sudah siap untuk pertandingan besok, secara mental sudah bagus dan anak-anak cukup gembira. Mereka sangat antusias untuk pertandingan di Piala Asia ini dan sudah tak sabar untuk bermain karena ini yang sudah lama mereka tunggu-tunggu,” ucap Fakhri.

Iran merupakan tim yang berpengalaman di Piala Asia. Selama 11 kali berpartisipasi di edisi Piala Asia, Iran sukses menyabet satu gelar pada 2008 silam dan menjadi finalis delapan tahun setelahnya.

Sebaliknya, skuat ‘Garuda Asia’ merupakan tim underdog yang minim pengalaman di Piala Asia. Bahkan, ini menjadi partisipasi pertama timnas U-16 Indonesia di Piala Asia sejak 2010 dan menjadi yang perdana bagi skuat asuhan Fakhri yang baru terbentuk pada 2017 setelah sanksi pembekuan PSSI oleh FIFA dicabut.

Fakhri mengakui timnya masih buta kekuatan Iran. Berbeda dengan tim rival yang sudah mempelajari lebih detail kekuatan Indonesia lantaran banyaknya siaran pertandingan timnas di laman Youtube.

Karena itu, Fakhri sudah mempersiapkan antisipasi apabila pemainnya dijaga ketat tim lawan, salah satunya Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri yang pada Piala AFF 2018 lalu menjadi mesin pencetak gol bagi timnya.

“Di tim kami banyak pencetak gol juga. Kalau kita lihat daftar pencetak gol kami, tak hanya di striker, tapi ada juga dari lini lain yang bisa cetak gol,” tegas mantan kapten timnas Indonesia itu.

Tetap waspada
Di sisi lain, meski memiliki lebih banyak pengalaman ketimbang lawan, Iran tidak mau meremehkan kekuatan tim ‘Merah Putih’. Juru taktik Iran, Abbas Chamanian, bahkan meyakini Indonesia dapat menyulitkan anak-anak asuhnya nanti di lapangan.
Menurut Chamanian, skuat ‘Garuda Asia’ tiba di Malaysia dengan kekuatan dan semangat juat yang tinggi. Karena itu, dirinya memilih bersikap waspada terhadap laskar ‘Ga-ruda Asia’.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk tampil di turnamen ini. Kami berharap mendapatkan awal yang baik saat melawan Indonesia besok,” ujar Chamanian.

Alasan lain yang membuat Chamanian sedikit cemas ialah komposisi tim yang dia bawa ke Malaysia. Menurut Chamanian, ia tiba di Malaysia dengan tim yang baru dibentuk. (R-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya