Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK diambil alih oleh investor asal Uni Emirat Arab, Abu Dhabi United Group, boleh dibilang hampir semua gelar domestik telah direngkuh Manchester City. Sayangnya, mereka belum pernah sekali pun merasakan manisnya menjadi juara di Eropa.
Padahal hampir semua daya sudah mereka kerahkan. Dari menggaet pemain bintang sampai mengontrak pelatih kenamaan. Namun, belum juga berbuah hasil.
Alhasil status tim elite mereka di Eropa pun masih dipertanyakan. Uniknya, mereka selalu menjadi salah satu tim favorit di Liga Champions.
Musim ini, the Citizen akan kembali mengejar impian. Langkah awal mereka diawali dengan menjamu Olympique Lyon pada babak penyi-sihan Grup F di Stadion Etihad, dini hari nanti.
Arsitek City Pep Guardiola tentu menginginkan hasil lebih baik daripada musim lalu yang kandas di perempat final akibat ditundukkan Liverpool 1-5.
“Ekspektasi tidaklah penting, Anda harus memenanginya di lapangan. Saya tidak peduli setiap sedetik (dengan gagasan itu) bahwa kami berhak mendapatkan lebih banyak kredit untuk Liga Champions,” ujar Guardiola.
“Kami menganalisisnya berkali-kali dan saya bisa memberi tahu dari sejarah saja kami seperti tidak layak mendapat ekspektasi seperti itu. Itu karena kami masih belum membuat tahun yang luar biasa di Liga Champions. Kami melakukannya di babak penyisihan grup, tetapi itu bukan masalah, kita dapat berbicara tentang layak mendapat kredit atau menjadi favorit, tetapi yang terpenting ialah hasil di lapangan,” lanjutnya.
City tampil nyaris sempurna dalam awal perjuangan mereka di Liga Primer Inggris. Dari lima pekan yang telah dihadapi, empat di antaranya berakhir dengan kemenangan, ke-cuali satu laga imbang 1-1 melawan Wolverhampton pada 25 Agustus lalu.
Pencapaian itu tampaknya tidak lantas membuat Guardiola puas. Pelatih asal Spanyol tersebut mengkritik keras para pemain City yang terlihat sering membuang-buang peluang.
Pada laga lain, Bayern Muenchen juga akan menghadapi partai pembuka mereka melawan Benfica. Pertarungan kedua tim dalam laga Grup E akan terjadi di Estadio do Sport Lisboa e Benfica yang merupakan kandang Benfica.
Die Bayern pun telah mengantongi modal yang apik dengan tampil sempurna di lima laga terakhir, sedangkan Benfica hanya meraih tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Muenchen masih lebih unggul dalam sejarah bentrokan kedua tim di pentas Liga Champions.
Tim asuhan Niko Kovac tersebut merebut satu kemenangan dan satu imbang dalam dua kali pertemuan dengan Benfica. (AFP/Manchestereveningnews/Rul/R-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved