Ujian Konsistensi di Laga Pembuka

Nurul Fadillah
18/9/2018 08:15
Ujian Konsistensi di Laga Pembuka
(Lindsey PARNABY / AFP)

MATCH day pertama babak penyisihan grup Liga Champions 2018-2019 langsung diwarnai laga akbar. Dua tim besar Eropa, Liverpool dan Paris St Germain (PSG), yang tergabung di Grup C akan saling uji kekuatan saat berhadapan di Stadion Anfield, dini hari nanti.

Ini akan menjadi duel dua tim yang masih sempurna alias menyapu bersih kemenangan di laga kompetisi negara masing-masing. Liverpool menang di lima laga Liga Primer musim ini. Hal serupa juga didapat PSG di Ligue 1, Prancis.

Bermain di kandang menjadi keuntungan tersendiri bagi Liverpool. Terlebih tim besutan Jurgen Klopp tersebut memiliki modal kemenangan 2-1 atas Tottenham di akhir pekan lalu.

Namun, PSG bukanlah tim Liga Primer. Dengan trisula maut di lini depan, yaitu Kylian Mbappe, Neymar, serta Edinson Cavani, PSG akan menjadi ujian berat bagi Liverpool.

Klopp sadar betul dahsyatnya kekuatan lawan yang ditangani Thomas Tuchel. Karena itu, pelatih asal Jerman tersebut berharap, Mohamed Salah dan kolega tidak membuat kesalahan dan membuang kesempatan meraih hasil positif di laga perdana mereka di Liga Champions.

"Kami akan mencoba bersiap. Namun, mereka benar-benar tim yang sangat bagus. Kami akan siap untuk menghadapi PSG," ujar Klopp.

Di sisi lain, PSG juga maklum bukan tugas ringan harus menghadapi Liverpool di Anfield. Tuchel bahkan menyebut Liverpool merupakan salah satu kandidat kuat menjadi juara musim ini.

"Kami memang memiliki pemain-pemain hebat. Namun, ini Liga Champions. Banyak tim-tim favorit dan Liverpool salah satunya," ungkap Tuchel.

Barcelona waspada
Di Grup B, Barcelona akan mengawali penampilan dengan menjamu PSV Eindhoven di Camp Nou, malam nanti. Walau menyapu bersih kemenangan di empat laga awal La Liga, hal itu tidak cukup untuk membangkitkan kepercayaan diri penuh bagi pelatih Ernesto Valverde.

Pelatih Barcelona itu menganggap masih saja ada kekurangan yang patut dibenahi di dalam tim asuhannya. Hal itu merujuk kemenangan tipis 2-1 atas Real Sociedad di pentas La Liga akhir pekan lalu.

"Saya masih sedikit khawatir dengan permainan tim meski hanya sedikit. Pastinya masih ada hal-hal yang bisa ditingkatkan," ungkapnya.

Valverde memang pantas mewaspadai wakil Belanda tersebut.

Dalam 6 kali pertemuan dengan PSV yang kini ditangani Mark van Bommel, Barcelona menang 2 kali, 1 kali kalah, dan 3 kali imbang. Hebatnya, PSV mampu menjebol gawang Barcelona sebanyak 12 kali dalam enam pertemuan itu.

Di kompetisi tertinggi Liga Belanda, Eredivisie, PSV juga masih sempurna hingga pekan ke-5. Kemenangan telak 7-0 atas klub ADO Den Haag dan 6-1 atas Willem II memberikan motivasi lebih bagi PSV untuk memorak-porandakan kandang tuan rumah.

Satu pemain PSV yang harus mendapat perhatian ekstra Barcelona ialah Hirving Lozano. Striker asal Meksiko itu bisa menjadi momok bagi barisan belakang Barcelona yang akan dikoordinasi Gerard Pique. (AFP/Thesun/R-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya