Fokus Susun Taktik di Ibu Kota

(Rul/R-1)
18/9/2018 07:45
Fokus Susun Taktik di Ibu Kota
( ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)

SETELAH menjalani latihan selama sepekan terakhir di Yogyakarta, timnas U-19 kembali ke Jakarta untuk mematangkan persiapan sebelum menghadapi Piala Asia U-19. Skuat 'Garuda Nusantara' akan menggelar latihan di Ibu Kota hingga perhelatan Piala Asia U-19 18 Oktober-4 November mendatang.

Pelatih Indra Sjafri menjelaskan selama di Jakarta, fokus latihan lebih pada penyusunan taktik di lapangan. "Kita buat taktik semua. Kami juga menekan latihan penguasaan bola," ujar Indra seusai latihan di Stadion PTIK, kemarin.

Lebih jauh, Indra menambahkan, sebelum menghadapi lawan-lawan di Piala Asia U-19, skuat asuhannya akan menjalani uji coba melawan Thailand dan Tiongkok pada ajang PSSI Cup 2018, 23 dan 25 September mendatang di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Setelah tampil di PSSI Cup 2018, 'Garuda Nusantara' juga akan melakoni dua uji coba terakhir melawan Arab Saudi dan Yordania. Menurut Indra, di dua laga persahabatan tersebut, tim inti skuat 'Garuda Nusantara' dipastikan telah terbentuk setelah dirinya melakukan seleksi terakhir.

"Sejauh ini memang masih 28 pemain, tetapi perlahan akan mengerucut menjadi 23 pemain yang kami perkirakan paling lambat 8 Oktober sudah terbentuk. AFC sebetulnya memperbolehkan kita mendaftarkan 50 pemain, tetapi hanya 33 pemain yang kita daftarkan," lanjut Indra.

Di Piala Asia U-19, Indonesia berada di Grup A bersama Uni Emirat Arab, Taiwan, dan Qatar. Di atas kertas, Indonesia yang akan menjadi tuan rumah berpeluang lolos ke babak kedua.

Di sisi lain, timnas U-16 juga terus mematangkan persiapan jelang tampil di Piala Asia U-16 2018 yang berlangsung di Malaysia. Di laga perdana, Indonesia yang berada di Grup C akan menghadapi Iran, Jumat (21/9). Tiga hari berselang, Indonesia akan menantang Vietnam sebelum menghadapi India di laga terakhir babak penyisihan pada 27 September mendatang.

"Saya sudah melihat video permainan Iran dan juga India. Saya melihat mereka punya pemain berpostur besar, tetapi tidak memiliki kecepatan yang lebih dan itu bisa menjadi motivasi saya kepada anak-anak," jelasnya.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya