Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KARIER penyerang Real Madrid Karim Benzema diprediksi tidak akan lama lagi. Anggapan tersebut berkembang musim lalu saat striker Prancis itu hanya mampu lima kali menjebol gawang lawan dari 32 penampilannya di pentas La Liga dan menjadi rapor buruk seorang penyerang utama di klub sebesar Real Madrid.
Akan tetapi, Benzema seperti terlahir kembali musim ini. Di bawah asuhan pelatih Julen Lopetegui, Benzema menemukan kembali jati dirinya.
Di tiga laga awal La Liga musim ini, Benzema telah mencetak empat gol. Dua diantaranya dicetak saat membantu timnya menaklukkan Leganes 4-1 di Santiago Bernabeu, kemarin.
"Mengapa dia tidak harus menyelesaikan musim ini dengan 30 atau 40 gol? Dia pemain hebat dan sudah seharusnya seperti itu. Apa yang telah dilakukannya patut dipuji dan dia akan melanjutkannya," puji Lopetegui.
Gol Benzema menjadi titik krusial untuk menjaga tren sempurna Real Madrid. Ia mencetak gol kedua dan ketiga bagi timnya setelah di babak pertama kedua tim bermain 1-1.
Golnya dicetak di menit ke-48 seusai menerima umpan Marco Asensio. Gol selanjutnya terjadi 13 menit berselang. Gol pamungkas dalam laga itu dibuat sang kapten Sergio Ramos melalui titik putih di menit ke-66.
Poin penuh dalam laga itu membuat El Real memuncaki klasemen sementara La Liga. Mereka merebut poin maksimal sejauh ini.
"Musim masih sangat panjang dan penting bagi kami semua dalam kondisi terbaik ketika pelatih membutuhkan kami. Perubahan (pelatih) memberikan semua orang keinginan untuk menampilkan lebih baik lagi," tutur Ramos.
Di lain pihak, bos Leganes Mauricio Pellegrino menerima kekalahan yang diderita timnya. Leganes memberikan perlawanan intens selama babak pertama, tapi setelah turun minum determinasi mereka meluntur.
"Kami seperti menabrak dan kemudian terbakar. Mereka mendapatkan momentum dan dapat meningkatkan kepercayaan diri," jelas pelatih asal Argentina itu.
Atletico Melambat
Berbeda dengan Real Madrid, performa seteru sekota mereka, Atletico Madrid, justru menukik di awal musim ini. Di pekan ketiga, tim asuhan Diego Simeone secara mengejutkan menelan kekalahan dari tuan rumah Celta Vigo dengan skor 0-2 di Balaidos.
Petaka untuk tim tamu terjadi semenit babak kedua berjalan. Dengan memanfaatkan blunder kapten Atletico Madrid, Diego Godin, penyerang Maximiliano Gomez merobek gawang kiper Jan Oblak.
Enam menit kemudian giliran Iago Aspas yang menggandakan keunggulan Los Celeste, julukan Celta. Kebangkitan Atletico semakin sulit terwujud karena di menit 70 harus bermain dengan 10 orang seusai Stefan Savic dikeluarkan dari lapangan.
Kekalahan itu membuat Atletico tercecer di posisi papan tengah, tepatnya di posisi ke-10. Mereka mengoleksi empat poin dari tiga laga. Sementara itu, Celta Vigo saat ini menembus posisi tiga besar berkat kemenangan ini.
"Tanggung jawab sepenuhnya di diri saya karena kami gagal memanfaatkan peluang di babak pertama. Kami tidak bermain baik dan Celta sangat kuat pada paruh kedua," jelas Simeone. (AFP/R-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved